JAKARTA. Sisa tiga bulan pada tahun ini, multifinance tidak lagi gencar mengejar target pembiayaan sampai akhir tahun. Sebaliknya, multifinance mulai memilih untuk menjaga kualitas booking ketimbang target pembiayaan. Jodjana Jody, Direktur Utama PT Astra Sedaya Finance (ASF) mengatakan, sejak memasuki semester dua ini perusahaan mengubah strategi bisnisnya dengan memilih menjaga kualitas booking pembiayaan. Sebab, perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini otomatis membuat daya beli konsumen turun. Sehingga pembiayaan kendaraan juga bakal sepi. Sedangkan, pembayaran cicilan kendaraan juga mulai tersendat karena pendapatan nasabah mulai turun pula. "Kami ubah strategi dengan meningkatkan kualitas pembiayaan. Saat ini fokus kami adalah memperkuat penagihan atau collection. Jangan sampai kredit macet kami naik," papar Jody pada Senin (14/9).
ASF pilih tingkatkan kualitas penagihan
JAKARTA. Sisa tiga bulan pada tahun ini, multifinance tidak lagi gencar mengejar target pembiayaan sampai akhir tahun. Sebaliknya, multifinance mulai memilih untuk menjaga kualitas booking ketimbang target pembiayaan. Jodjana Jody, Direktur Utama PT Astra Sedaya Finance (ASF) mengatakan, sejak memasuki semester dua ini perusahaan mengubah strategi bisnisnya dengan memilih menjaga kualitas booking pembiayaan. Sebab, perlambatan ekonomi yang terjadi saat ini otomatis membuat daya beli konsumen turun. Sehingga pembiayaan kendaraan juga bakal sepi. Sedangkan, pembayaran cicilan kendaraan juga mulai tersendat karena pendapatan nasabah mulai turun pula. "Kami ubah strategi dengan meningkatkan kualitas pembiayaan. Saat ini fokus kami adalah memperkuat penagihan atau collection. Jangan sampai kredit macet kami naik," papar Jody pada Senin (14/9).