Ashmore Indonesia (AMOR) Perpanjang Buyback Saham, Siapkan Dana Rp 7 Miliar



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (AMOR) kembali memperpanjang pelaksanaan program pembelian kembali alias buyback saham dengan skema tanpa restu Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan Jumat (31/7/2026), AMOR memperpanjang periode buyback untuk kedua kalinya. Program tersebut akan berlangsung mulai 1 Agustus hingga 31 Oktober 2026 atau dapat berakhir lebih awal apabila target pembelian telah tercapai. 

AMOR menyiapkan dana maksimal Rp 7 miliar untuk pelaksanaan pembelian kembali saham. Nilai tersebut telah memperhitungkan biaya perantara pedagang efek maupun biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan buyback.


Baca Juga: Kinerja Anak Usaha BRI Semester I-2026 Beragam, Pegadaian Melaju Kencang

Manajemen AMOR menyebut program buyback dilakukan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang perusahaan sekaligus menjaga keselarasan antara kondisi pasar dan kinerja fundamental emiten.

Buyback saham dilakukan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang serta prospek AMOR, sekaligus menjaga keselarasan antara kondisi pasar dan kinerja fundamental AMOR,” tulis manajemen AMOR dalam keterbukaan informasi.

Manajemen AMOR menanggap valuasi saham saat ini masih berada di bawah rata-rata historisnya. Dus, pembelian kembali saham diharapkan dapat mengoptimalkan pengelolaan modal sekaligus menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham.

"Dengan valuasi saat ini di bawah rata-rata historisnya, penerapan program pembelian kembali ditujukan untuk mengoptimalkan pengelolaan modal dan menciptakan nilai tambah bagi pemegang saham dengan tetap memperhatikan keberlanjutan usaha," tulis manajemen AMOR.

AMOR menyatakan pelaksanaan buyback tidak akan memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun pembiayaan perusahaan. Hal itu karena perusahaan memiliki modal serta arus kas yang dinilai memadai untuk menggenal buyback saham.

Selain itu, manajemen AMOR meyakini pembelian kembali saham juga tidak akan memengaruhi pertumbuhan usaha secara signifikan. Sebaliknya, aksi korporasi tersebut diperkirakan memberikan dampak positif terhadap laba per saham atau earnings per share (EPS).

Baca Juga: BTN Jadi Penyalur Terbesar dalam Akad Massal KPR Subsidi

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News