ASII fokus garap proyek infrastruktur jalan tol



JAKARTA. PT Astra International Tbk semakin gencar menancapkan kaki di sektor infrastruktur. Selain berharap bisa mencicipi cuan dari dalam jangka panjang, perusahaan konglomerasi ini masuk ke bisnis ini ingin berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di dalam negeri.

Dalam menggeber proyek infrastruktur, Astra International memilih memfokuskan diri pada sektor jalan tol baik sebagai investor maupun sebagai kontraktor.

Saat ini, perusahaan dengan kode emiten ASII ini telah menguasai lima ruas jalan tol sepanjang 226,7 kilometer (km). Setelah 2020, ASII berharap sudah menguasai lebih dari 350 km jalan tol.


Oleh karena itu, Astra International melalui anak usahanya PT Astratel Nusantara saat ini terus membidik investasi di ruas-ruas tol. Hanya saja mereka tidak bisa menyebutkan proyek yang sedang diincar saat ini.

"Kalau ada peluang akan kita tambah terus. Tapi saya tidak bisa sampaikan apa saja yang sedang dibidik Astretel saat ini,'" kata Tira ardianti, Investor Relation Astra International, Jumat (4/11).

Tira mengatakan, pihaknya tidak hanya akan membidik proyek tol baru melalui proses tender tetapi juga terbuka kemungkinan mengakuisisi jalan tol yang telah beroperasi jika imbal hasilnya bagus.

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah mendorong perusahaan tol pelat merah untuk menjual kepemilikan sebagian saham di ruas -ruas yang telah dioperasikan. Hal itu dilakukan agar perusahaan BUMN tersebut mendapatkan dana dalam melakukan ekspansi bisnis tanpa harus bergantung pada Penyertaan Modal Negara (PMN).

Sebagai kontraktor, Astra melalui cucu usahanya PT Acset Indonusa Tbk (ACST) juga sudah mulai melirik proyek infastruktur dengan berfokus pada proyek jalan tol dan proyek transpotasi sejenis semacam Light Rail Transit (LRT).

Sebagai informasi, kelima ruas tol yang telah dikuasai ASII yakni tol Tol Tangerang – Merak sepanjang 72,4 km dibawah payung PT Marga Mandalasakti (MMS), tol Kunciran-Serpong sepanjang 11,2 km yang dikelola PT Marga Trans Nusantara (MTN).

Sementara tol Jombang-Mojokerto sepanjang 40,5 km lewat PT Marga Harjaya Infrastruktur (MHI), Semarang-Solo 72,6 km lewat PT Trans Marga Jateng (TMJ) dan Tol Serpong-Balaraja 30 km lewat PT Trans Bumi Serbaraja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini