ASII optimis penjualan kendaraan membaik di 2016



JAKARTA. PT Astra International Tbk (ASII) optimistis permintaan masyarakat terhadap kendaraan bermotor akan membaik seiring dengan laju pertumbuhan ekonomi domestik pada tahun 2016.

"Ada dua faktor yang mendukung penjualan kendaraan bermotor yakni perekonomian yang berkembang, dan biaya operasi," ujar Direktur Independent Astra International Tbk Gunawan Geniusahardja di Jakarta, Senin.

Sampai dengan Februari 2016, lanjut dia, total penjualan kendaraan bermotor di Indonesia menurun sekitar 6 persen jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.


Namun, lanjut dia, dengan laju perekonomian domestik pada tahun 2016 ini yang diproyeksikan dapat berada di atas 5 persen, atau lebih tinggi dari tahun 2015 lalu yang sebesar 4,79 persen, perseroan optimistis permintaan kendaraan akan membaik.

"Tahun ini, mungkin perekonomian domestik bisa di atas 5 persen. Daya beli itu kan dipengaruhi perekonomian yang berkembang, jadi pada semester kedua mungkin 'demand'-nya nanti bisa lebih baik, termasuk pada produk-produk Astra," katanya.

Gunawan Geniusahardja menambahkan bahwa pihaknya akan terus menjaga pangsa pasar dengan mengelurkan produk-produk terbaiknya di sektor otomotif salah satu diantaranya Toyota Fortuner, dan Innova yang masih sangat diminati oleh masyarakat.

"Pangsa pasar kita tetap bertahan di posisi 51 persen. Jadi, untuk Astra sendiri masih lebih bagus," katanya.

Ia menambahkan bahwa kebijakan pemerintah yang menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium dan solar juga merupakan unsur pendukung yang dapat mendorong permintaan kendaraan bermotor.

Per 1 April 2016 pukul 00.00 WIB, harga premium turun dari Rp6.950 per liter menjadi Rp6.450 per liter, sementara harga solar kini menjadi Rp 5.150 dari Rp 5.650 per liter. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dikky Setiawan