Asing Banyak Memburu Saham-Saham Ini Saat IHSG Ambruk kemarin, Kamis (26/3)
Jumat, 27 Maret 2026 06:45 WIB
Oleh: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik arah ke zona merah pada penutupan perdagangan Kamis (26/3/2026), setelah sehari sebelumnya mencatatkan penguatan signifikan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG terkoreksi cukup dalam sebesar 1,89% atau turun 138,03 poin ke level 7.164,09. Pelemahan ini terjadi di tengah tekanan jual yang kuat, terutama dari investor asing. Aksi jual bersih (net sell) investor asing tercatat mencapai Rp 20,71 triliun di seluruh pasar, menambah tekanan pada pergerakan indeks sepanjang hari.
Baca Juga: IHSG Melonjak 2,75% ke 7.302 Usai Libur Lebaran, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing Selama sesi perdagangan, IHSG sempat bergerak dalam rentang 7.152 hingga 7.323, mencerminkan volatilitas yang cukup tinggi sebelum akhirnya ditutup melemah. Dari sisi aktivitas pasar, volume perdagangan saham mencapai 32,34 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 32,34 triliun.
Secara keseluruhan, mayoritas saham berada di zona negatif, dengan 380 saham melemah, 292 saham menguat, dan 148 saham stagnan. Namun di tengah koreksi IHSG, investor asing tampak banyak mengoleksi saham-saham ini. Baca Juga: Cek Saham Net Sell dan Net Buy Terbesar Asing Sepekan Terakhir Jelang Libur Lebaran Berikut sembilan saham net buy terbesar asing pada Kamis: 1. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp 171,92 miliar 2. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 64,34 miliar 3. PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Rp 37,34 miliar 4. PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp 36,94 miliar 5. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp 21,42 miliar 6. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 10,11 miliar 7. PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 9,19 miliar 8. PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA) Rp 7,47 miliar 9. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 321,35 juta