JAKARTA. Pemodal asing mempertahankan investasinya di Indonesia. Kesimpulan itu merujuk pada data kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) per 26 April.Nilainya dalam hitungan di Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan adalah Rp 229,06 triliun, naik Rp 4,34 triliun dari akhir Maret 2012. Kenaikan kepemilikan asing tersebut juga terjadi seiring kenaikan penerbitan SBN. Pada periode yang sama, total nilai SBN naik 1,65% dari Rp 760,58 triliun menjadi Rp 773,13 triliun. Pengamat ekonomi dan pasar obligasi Lana Soelistianingsih menilai, ekspektasi terhadap laju inflasi memang masih tinggi. Meski begitu, minat asing terhadap obligasi Indonesia masih ada. Menurut dia, investor asing terus mengamati perkembangan yang terjadi di pasar.
Asing belum pergi dari pasar SUN
JAKARTA. Pemodal asing mempertahankan investasinya di Indonesia. Kesimpulan itu merujuk pada data kepemilikan asing di Surat Berharga Negara (SBN) per 26 April.Nilainya dalam hitungan di Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Kementerian Keuangan adalah Rp 229,06 triliun, naik Rp 4,34 triliun dari akhir Maret 2012. Kenaikan kepemilikan asing tersebut juga terjadi seiring kenaikan penerbitan SBN. Pada periode yang sama, total nilai SBN naik 1,65% dari Rp 760,58 triliun menjadi Rp 773,13 triliun. Pengamat ekonomi dan pasar obligasi Lana Soelistianingsih menilai, ekspektasi terhadap laju inflasi memang masih tinggi. Meski begitu, minat asing terhadap obligasi Indonesia masih ada. Menurut dia, investor asing terus mengamati perkembangan yang terjadi di pasar.