Asing Net Sell Jumbo Rp 1 Triliun, Cek Saham yang Banyak Dilego, Selasa (28/7)



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aksi jual bersih (net sell) investor asing yang terus berlanjut kian menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Dalam sepekan terakhir, akumulasi net sell asing telah mencapai Rp 4,29 triliun, seiring IHSG yang mencatat koreksi selama lima hari perdagangan berturut-turut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI Business, IHSG ditutup turun 0,89% atau 55,19 poin ke level 6.130,58 pada perdagangan Selasa (28/7/2026). Penurunan ini memperpanjang tren pelemahan pasar saham domestik sejak pekan lalu.


Pada perdagangan hari ini, investor asing kembali membukukan net sell sebesar Rp 1,07 triliun di seluruh pasar. Tekanan jual tersebut menjadi salah satu faktor yang membebani pergerakan IHSG di tengah minimnya sentimen positif.

Pelemahan IHSG diikuti mayoritas indeks sektoral. Sektor properti dan real estate mencatat penurunan terdalam sebesar 3,25%, disusul sektor energi yang turun 1,75%, sektor perindustrian 1,00%, teknologi 0,88%, keuangan 0,85%, dan infrastruktur 0,76%.

Baca Juga: IHSG Turun 5 Hari Beruntun, Asing Banyak Memburu Saham-Saham Ini, Selasa (28/7)

Selanjutnya, sektor transportasi terkoreksi 0,74%, sektor kesehatan melemah 0,63%, sektor barang baku turun 0,53%, serta sektor barang konsumer nonprimer terkoreksi 0,34%.

Di sisi lain, sektor barang konsumer primer menjadi satu-satunya sektor yang mampu bertahan di zona hijau dengan kenaikan 0,52%.

Aktivitas perdagangan mencatat volume 24,87 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 10,70 triliun.

Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 360 saham ditutup melemah, 265 saham menguat, dan 172 saham bergerak stagnan.

Baca Juga: Wall Street Dibuka Bervariasi Selasa (28/6), Nasdaq Tertekan Kekhawatiran Belanja AI

Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa:

1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 150,19 miliar 2. PT NUsantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) Rp 141,95 miliar 3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 135,63 miliar 4. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) Rp 50,91 miliar 5. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 48,42 miliar 6. PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Rp 32,17 miliar 7. PT Indika Energy Tbk (INDY) Rp 31,79 miliar 8. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 30,64 miliar 9. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) Rp 30,3 miliar 10. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 25,46 miliar

 
BMRI Chart by TradingView
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News