KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan jual investor asing kembali membebani Indeks Harga Saham Gabungan (
IHSG) pada awal pekan. Aksi
net sell asing mencapai Rp 510,07 miliar turut menyeret IHSG kembali ke zona merah pada perdagangan Senin (21/9/2026). Mengutip data pasar, IHSG ditutup melemah 0,88% atau 56,43 poin ke level 6.384,72. Sepanjang perdagangan, IHSG bergerak di zona merah dengan level terendah 6.381 dan tertinggi 6.451.
Tekanan jual asing terjadi di tengah mayoritas saham yang berakhir melemah. Sebanyak 354 saham turun, sementara 280 saham menguat dan 156 saham stagnan.
Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp 1,22 Triliun, Intip Saham yang Banyak Dijual Kamis (23/7) Dari sisi sektoral, sektor infrastruktur menjadi pemberat utama IHSG dengan penurunan 1,38%. Selanjutnya, sektor barang konsumer primer turun 0,94%, energi 0,93%, barang baku 0,88%, perindustrian 0,88%, barang konsumer non-primer 0,45%, keuangan 0,36% dan teknologi 0,10%. Di sisi lain, hanya tiga sektor yang mampu bertahan di zona hijau. Sektor transportasi naik 0,55%, kesehatan menguat 0,21%, sedangkan properti dan real estate stagnan. Aktivitas perdagangan juga cukup tinggi. Total volume transaksi saham di BEI mencapai 26,78 miliar saham, dengan nilai transaksi sebesar Rp 11,77 triliun.
Baca Juga: Asing Net Sell Jumbo Rp 820 Miliar, Cek Saham yang Banyak Dijual, Senin (27/7) Berikut 10 saham
net sell terbesar asing pada Senin: 1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 140,61 miliar 2. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 139,93 miliar 3. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 131,34 miliar 4. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 114,62 miliar 5. PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 32,42 miliar 6. PT Astra International Tbk (ASII) Rp 26,38 miliar 7. PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp 25,81 miliar 8. PT Alamtri Resoruces Indonesia Tbk (ADRO) Rp 22,32 miliar 9. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 21,98 miliar 10. PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp 16,65 miliar
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News