Asing Net Sell Jumbo Rp 834 Miliar Saat IHSG Rebound, Intip Saham yang Banyak Dilego
Selasa, 03 Februari 2026 23:30 WIB
Oleh: Noverius Laoli | Editor: Noverius Laoli
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil rebound setelah tertekan tajam dalam beberapa hari terakhir. Penguatan ini menandai mulai pulihnya sentimen pasar, meski tekanan dari investor asing masih terasa. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui RTI, IHSG melonjak 199,86 poin atau 2,52% dan ditutup di level 8.122,59 pada perdagangan Selasa (3/2/2026). Kenaikan IHSG ditopang oleh penguatan merata di seluruh indeks sektoral. Sektor barang baku mencatatkan kenaikan paling tinggi sebesar 6,52%, diikuti sektor perindustrian yang melesat 5,42%.
Baca Juga: IHSG Rebound 2,52% ke 8.122, Cek Saham Net Buy Terbesar Asing, Selasa (3/2) Sektor teknologi juga menguat signifikan 4,91%, disusul transportasi 4,87%, serta properti dan real estat 4,85%. Sektor energi turut menguat 4,49%. Adapun sektor barang konsumer non primer naik 2,67%, kesehatan 2,05%, barang konsumer primer 1,36%, infrastruktur 0,96%, dan keuangan menguat terbatas sebesar 0,81%.
IHSG Perkasa hari ini, 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi 3 Februari 2026.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Total volume transaksi saham di BEI mencapai 60,36 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 28,96 triliun. Sebanyak 654 saham ditutup menguat, sementara 108 saham melemah dan 56 saham stagnan. Meski IHSG menguat tajam, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih (net sell) jumbo senilai Rp 834,07 miliar di seluruh pasar, menandakan kehati-hatian investor global masih membayangi pergerakan bursa domestik. Baca Juga: Isu Saham Gorengan Jadi Sorotan, Ini Risikonya dan Cara Mengantisipasi Berikut 10 saham net sell terbesar asing pada Selasa: 1. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 311,91 miliar 2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 256,54 miliar 3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 198,86 miliar 4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 196,47 miliar 5. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 154,97 miliar 6. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 83,13 miliar 7. PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp 76,6 miliar 8. PT Timah Tbk (TINS) Rp 69,08 miliar 9. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) Rp 46,47 miliar 10. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp 42,79 miliar