KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri penjaminan masih menghadapi tantangan pengembangan produk. Hal itu karena industri masih berfokus pada produk penjaminan kredit dan pembiayaan sejauh ini. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menyatakan ada beberapa kendala utama yang dirasakan industri dalam mengembangkan produk lainnya. Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi menerangkan kendalanya, yakni literasi pasar yang masih rendah, baik dari sisi pengguna jasa maupun mitra lembaga keuangan atau nonkeuangan. "Selain itu, keterbatasan data dan model risiko, terutama untuk produk nontradisional yang belum memiliki data historis memadai, serta regulasi dan standardisasi yang belum sepenuhnya mendukung fleksibilitas inovasi produk," katanya kepada Kontan, Kamis (30/4/2026).
Asippindo Beberkan Kendala Industri Penjaminan dalam Mengembangkan Produk Lain
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri penjaminan masih menghadapi tantangan pengembangan produk. Hal itu karena industri masih berfokus pada produk penjaminan kredit dan pembiayaan sejauh ini. Asosiasi Perusahaan Penjaminan Indonesia (Asippindo) menyatakan ada beberapa kendala utama yang dirasakan industri dalam mengembangkan produk lainnya. Sekretaris Jenderal Asippindo Agus Supriadi menerangkan kendalanya, yakni literasi pasar yang masih rendah, baik dari sisi pengguna jasa maupun mitra lembaga keuangan atau nonkeuangan. "Selain itu, keterbatasan data dan model risiko, terutama untuk produk nontradisional yang belum memiliki data historis memadai, serta regulasi dan standardisasi yang belum sepenuhnya mendukung fleksibilitas inovasi produk," katanya kepada Kontan, Kamis (30/4/2026).
TAG: