Askes keluhkan banyak pemda belum bayar premi



AKARTA. PT Askes (Persero) mulai mengejar perolehan target premi. Hingga pertengahan tahun ini, perolehan premi Askes baru tercapai 40% dari target hingga akhir tahun.

Purnawarman Basundoro, Direktur Keuangan dan Investasi Askes mengatakan, belum tercapainya 50% perolehan premi di pertengahan tahun terjadi tertundanya pemasukan premi dari pemerintah daerah. "Pemerintah pusat sudah dibayar. Namun pemerintah daerah ada yang belum bayar karena menunggu pencairan anggaran pembangunan daerah (APBD). Jadi mereka tertunda," ujar Purnawarman pada Rabu (10/7).

Hingga Mei lalu, perolehan premi Askes telah mencapai Rp 4 triliun. Meski belum mencapai 50% dari target sampai akhir tahun Rp 10 triliun namun Purnawarman mengatakan ada pertumbuhan 10% premi Askes tahun ini. Hal ini didorong adanya kenaikan gaji pegawai negri sipil (PNS) pada awal tahun ini sebesar 7%. Meski secara perolehan premi tumbuh. Namun rasio klaim yang dibayarkan Askes hingga Mei terbilang cukup tinggi. Hingga Mei, rasio klaim Askes telah mencapai 80% dari total perolehan premi.


Meski begitu, Askes masih memperoleh laba sepanjang 5 bulan lalu. Tanpa menyebut pertumbuhan laba, Purnawarman mengatakan hingga Mei laba Askes mencapai Rp 600 miliar. Hal ini ditopang dari perolehan hasil investasi Askes yang tumbuh hingga 10%. Dari target perolehan hasil investasi hingga akhir tahun senilai Rp 1,1 triliun realisasinya telah mencapai 40%. Askes menempatkan keranjang investasinya pada non fix income sebesar 25%. Sedangkan untuk investasi fix income sebesar 75%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Amal Ihsan