JAKARTA. PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes) masih punya banyak pekerjaan rumah (PR) besar untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Sekarang, layanan yang diberikan melalui Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (PJKMU) itu baru menyentuh 238 kabupaten/kota. Itu masih kurang 112 daerah, dari target 350 kabupaten/kota di tahun 2011. Sebenarnya, perkembangan PJKMU ini cukup baik. Lihat saja, akhir tahun 2010 lalu, PJKMU baru ada di 149 wilayah. Namun, mengingat pentingnya Jamkesmas, tentu setiap daerah ingin segera mendapatkannya. "Kami sudah berusaha maksimal, semoga sebelum akhir tahun, target itu bisa tercapai," kata Direktur Utama Askes I Gede Subawa, Jumat (15/4). Ke depan, Askes akan mempercepat dan memperbanyak sosialisasi ke pemerintah daerah (pemda). Ini mengingat, keberhasilan Jamkesmas itu juga tergantung kesiapan masing-masing daerah. Tentu saja, karena pemda harus menanggung 95% premi Jamkesmas itu. Askes menghitung, biaya premi setiap masyarakat umum Rp 5.000-Rp 17.000.Selain penting bagi layanan Jamkesmas, keberhasilan program ini juga akan menentukan keberhasilan pencapaian target premi Askes. Dari program ini, Askes mematok target premi Rp 800 miliar. Tahun lalu, premi PJKMU hanya Rp 600 miliar.
Askes masih punya PR di 112 daerah
JAKARTA. PT Asuransi Kesehatan Indonesia (Askes) masih punya banyak pekerjaan rumah (PR) besar untuk memberikan jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas). Sekarang, layanan yang diberikan melalui Program Jaminan Kesehatan Masyarakat Umum (PJKMU) itu baru menyentuh 238 kabupaten/kota. Itu masih kurang 112 daerah, dari target 350 kabupaten/kota di tahun 2011. Sebenarnya, perkembangan PJKMU ini cukup baik. Lihat saja, akhir tahun 2010 lalu, PJKMU baru ada di 149 wilayah. Namun, mengingat pentingnya Jamkesmas, tentu setiap daerah ingin segera mendapatkannya. "Kami sudah berusaha maksimal, semoga sebelum akhir tahun, target itu bisa tercapai," kata Direktur Utama Askes I Gede Subawa, Jumat (15/4). Ke depan, Askes akan mempercepat dan memperbanyak sosialisasi ke pemerintah daerah (pemda). Ini mengingat, keberhasilan Jamkesmas itu juga tergantung kesiapan masing-masing daerah. Tentu saja, karena pemda harus menanggung 95% premi Jamkesmas itu. Askes menghitung, biaya premi setiap masyarakat umum Rp 5.000-Rp 17.000.Selain penting bagi layanan Jamkesmas, keberhasilan program ini juga akan menentukan keberhasilan pencapaian target premi Askes. Dari program ini, Askes mematok target premi Rp 800 miliar. Tahun lalu, premi PJKMU hanya Rp 600 miliar.