JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) optimis, nilai penjaminan kredit tahun 2008 akan melampaui target yang awalnya dipatok Rp 19,5 triliun menjadi Rp 22 triliun atawa naik sekitar 20%.Rasa optimis itu bukan tanpa alasan. Menurut Presiden Direktur Askrindo Chairul Bahri, pencapaian nilai penjaminan kredit dari Januari hingga Juli 2008 ini saja sudah mencapai Rp 17,7 triliun. "Itu berarti sudah mendekati target tahun ini sebesar Rp 19,5 triliun. Kemungkinan besar, saya yakin bisa melebihi target sekitar 20 % menjadi Rp 22 triliun," katanya hari ini (8/9).Alasan pemicu kenaikan realisasi penjaminan kredit ini, kata Chairul, karena adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang harus dijamin Askrindo. "Alhasil, hal ini tentu akan mendongkrak nila penjaminan kredit dari target yang semula," terangnya.
Askrindo Optimis Nilai Jaminan Kredit Lampaui Target
JAKARTA. PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) optimis, nilai penjaminan kredit tahun 2008 akan melampaui target yang awalnya dipatok Rp 19,5 triliun menjadi Rp 22 triliun atawa naik sekitar 20%.Rasa optimis itu bukan tanpa alasan. Menurut Presiden Direktur Askrindo Chairul Bahri, pencapaian nilai penjaminan kredit dari Januari hingga Juli 2008 ini saja sudah mencapai Rp 17,7 triliun. "Itu berarti sudah mendekati target tahun ini sebesar Rp 19,5 triliun. Kemungkinan besar, saya yakin bisa melebihi target sekitar 20 % menjadi Rp 22 triliun," katanya hari ini (8/9).Alasan pemicu kenaikan realisasi penjaminan kredit ini, kata Chairul, karena adanya program Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang harus dijamin Askrindo. "Alhasil, hal ini tentu akan mendongkrak nila penjaminan kredit dari target yang semula," terangnya.