ASN yang Akan Dikirim ke IKN adalah Generasi Milenial



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan dipindahkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN) rata-rata merupakan pegawai muda atau generasi milenial. 

Pernyataan tersebut ditegaskan oleh Kepala Biro Data, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB Mohammad Averrouce. 

Melansir Kompas.com, hal ini menanggapi terkait status yang belum menikah atau 'single' akan dipindahkan ke Ibu Kota Negara baru yang terletak di Kalimantan Timur. 


"Kepindahan ASN ke IKN itu sebenarnya tergantung dari instansinya masing-masing. Tapi memang dari instansinya dicari yang masih muda kebanyakan. Intinya ya generasi milenial," kata dia dihubungi Kompas.com, Kamis (9/3/2023). 

Namun, untuk spesifik jumlah ASN milenial yang dipindahkan berdasarkan usia maupun status, Kementerian PANRB belum menerima data tersebut. 

"Yang jelas kebanyakan Pejabat Fungsional dan Pejabat Pelaksana yang orangnya memang diisi generasi milenial pindah bakal dipindahkan ke IKN," ucap Averrouce. 

Dari data yang dimiliki Kementerian PANRB lanjut Averrouce, sebanyak 16.990 ASN, TNI, dan Polri dipersiapkan pindah ke IKN Nusantara. 

Baca Juga: Sumbang Fasilitas Publik di IKN Bisa Dapat Insentif Pajak, Berikut Persyaratannya

Bila dirinci, TNI dan Polri yang pindah ke IKN sebanyak 5.716, Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Madya sebanyak 193 dan PPT Pratama 964 pegawai. 

Sementara untuk Pejabat Fungsional yang dipindahkan sebanyak 8.091 orang dan Jabatan Pelaksana ada 2.026 pegawai. 

"Sehingga total ASN, TNI, Polri yang pindah ke IKN pada tahun 2024 ada sebanyak 16.990 orang," kata dia.

Diberitakan sebelumnya, Wakil Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Dhony Rahajoe mengungkapkan, akan ada 16.990 abdi negara yang pindah ke IKN untuk tahap pertama. Mereka yang akan pindah tersebut diutamakan yang belum menikah atau masih berstatus "single". 

Baca Juga: Sumbang Pembangunan Fasilitas Publik di IKN, Masyarakat Bisa Dapat Insentif Pajak

"Kita perhitungkan 50 persen (dari 16.990) yang single dulu yang pindah," ujar Dhony di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta pada Rabu (8/3/2023). 

Sebab, kata Dhony, jika yang sudah berkeluarga diminta pindah ke IKN maka akan memikirkan soal fasilitas sekolah anak dan lainnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kementerian PANRB: ASN yang Dipindah ke IKN Memang Dicari yang Muda" Penulis : Ade Miranti Karunia Editor : Aprillia Ika

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie