Asoka Mas kini tawarkan asuransi perjalanan, pacu segmen ritel



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan asuransi umum menilai segmen pasar ritel mempunyai potensi untuk terus berkembang. Perusahaan pun menyusun strategi agar distribusi produk asuransi ke pasar ritel bisa naik, seperti yang dilakukan oleh PT Asuransi Asoka Mas.

Direktur Utama Asoka Mas Yulianto Hengki mengaku, telah menyiapkan sejumlah strategi untuk bisa memacu penjualan asuransi ke segmen ritel, yaitu dengan menyiapkan produk asuransi perjalanan dan kerja sama pada produk bancassurance. Kedua produk itu menyasar nasabah baru dan nasabah tetap, salah satunya membidik nasabah dari kalangan milenial.

“Kami sedang menyiapkan produk asuransi perjalanan dan kerjasama bancasurance yang kami targetkan berjalan setelah lebaran 2018. Dengan cara ini kami optimistis bisa mencapai target karena persiapannya berjalan dengan baik hingga saat ini,” kata Yulianto kepada Kontan.co.id, Selasa (15/5).


Tahun ini, Asoka mas berharap segmen ritel bisa menyumbang premi sekitar 5% dari total premi yang ditargetkan perusahaan sebesar Rp 1,33 triliun sampai akhir tahun 2018. Sedangkan capaian premi sampai bulan April sekitar Rp 358 miliar.

“Dari jumlah premi Rp 358 miliar, segmen ritel baru menyumbang sedikit yaitu 2%,” kata dia.

Yulianto yakin, bahwa Asoka Mas bisa meraih target ritel tersebut, karena melihat daya beli masyarakat dan perekonomian di tanah air terus meningkat. Hal ini didukung pula oleh beberapa keunggulan pasar ritel ketimbang korporasi, dari sisi volume premi dan variasi produk.

“Secara daya tahan dan volumenya pastinya ritel lebih baik dibandingkan korporasi. Dari variasi produk ritel juga lebih banyak karena tiap individu memiliki kebutuhannya yang beragam,” kata dia.

Sayangnya, nilai besaran premi di segmen ritel masih kalah jauh dengan korporat. Perbedaan itu paling terlihat mencolok pada nilai pertanggungan asuransi.

Adapun portofolio segmen ritel Asoka Masa saat ini didominasi oleh produk bisnis asuransi asuransi kebakaran atau properti dan kendaraan bermotor. Kemudian disusul asuransi engineering dan sisanya kombinasi dari lini bisnis lain.

Sampai akhir tahun ini, asuransi Asoka Mas mematok target premi Rp 1,33 triliun. Jumlah itu naik 20,9% dari realisasi premi tahun lalu yaitu sekitar Rp 1,1 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia