KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menyampaikan sejumlah strategi investasi yang perlu dilakukan industri DPLK pada tahun ini. Ketua Umum Asosiasi DPLK, Tondy Suradiredja, mengatakan asosiasi mendorong penyelenggara DPLK untuk meningkatkan efisiensi portofolio dengan mengurangi dominasi deposito yang rata-rata alokasinya mencapai 50,86% pada 2025, atau naik 0,39% secara Year on Year (YoY). "Asosiasi menganjurkan diversifikasi lebih luas ke Surat Berharga Negara (SBN), obligasi korporasi, dan saham guna mengoptimalkan imbal hasil. Mengingat juga porsi saham yang turun 0,33% menjadi 1,57% pada 2025," kata Tondy.
Asosiasi Dorong Industri DPLK Lakukan Diversifikasi Investasi Lebih Luas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asosiasi Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) menyampaikan sejumlah strategi investasi yang perlu dilakukan industri DPLK pada tahun ini. Ketua Umum Asosiasi DPLK, Tondy Suradiredja, mengatakan asosiasi mendorong penyelenggara DPLK untuk meningkatkan efisiensi portofolio dengan mengurangi dominasi deposito yang rata-rata alokasinya mencapai 50,86% pada 2025, atau naik 0,39% secara Year on Year (YoY). "Asosiasi menganjurkan diversifikasi lebih luas ke Surat Berharga Negara (SBN), obligasi korporasi, dan saham guna mengoptimalkan imbal hasil. Mengingat juga porsi saham yang turun 0,33% menjadi 1,57% pada 2025," kata Tondy.
TAG: