KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (
ACES) mencatatkan penjualan di gerai sama alias same store sales growth (SSSG) pada Januari 2026 tumbuh 1% secara tahunan. Angka ini lebih baik dari SSSG ACES dari tahun 2025 -4,4%. SSSG ini sedikit di bawah perkiraan Maybank Sekuritas tahun 2026 sebesar +4%. Kontributor utama SSSG ACES berasal dari Jakarta yang tumbuh +6,6% YoY, Jawa selain Jakarta: +2,2% YoY dan luar Jawa turun -3,3% YoY, akibat basis tinggi Januari 2025 (+8,1%). Konsep baru gerai baru yang dimiliki ACES yakni Neka diharapkan mendukung pertumbuhan SSSG di gerai Jakarta. Saat ini gerai Neka baru ada 10 toko dibanding 64 toko ACES di Jakarta.
Baca Juga: Petrosea (PTRO) Kempit 55% Saham Nusantara Arung Samudera Analis Maybank Sekuritas Indonesia Paulina Margareta menyebut, penjualan ACES di Januari 2026 tercatat Rp 775 miliar, turun 12% secara bulanan dan naik 11% secara tahunan. Hasil penjualan ACES tersebut memenuhi 8% dari proyeksi Maybank Sekuritas Indonesia di tahun 2026 sebesar Rp 9,9 triliun, sejalan dengan rata-rata penjualan Januari tiga tahun terakhir yakni berkontribusi 8%. Paulina menyebut, jumlah pengunjung yang akhirnya membeli barang meningkat 1,5% dibanding tahun lalu. Selain itu, rata-rata nilai belanja per pelanggan juga naik. Hal ini didorong oleh perbaikan tampilan dan penataan toko, serta pilihan produk yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen. Paulina menilai, kinerja Februari 2026 berpotensi lebih baik karena faktor pembanding yang rendah tahun lalu. Pada Februari 2025, penjualan toko yang sama (SSS) masih turun 6,6% secara tahunan dengan total penjualan Rp 599 miliar hanya naik tipis 5,7% dibandingkan periode sebelum pandemi pada Februari 2019. Karena angka tahun lalu relatif rendah, peluang pertumbuhan tahun ini menjadi lebih besar. Jika tren positif di Januari berlanjut, Paulina memperkirakan pertumbuhan SSS bisa berada di kisaran mid-single digit serta pertumbuhan penjualan high single-digit hingga low double-digit pada Februari 2026. Paulina mempertahankan rekomendasi buy saham ACES karena menilai harga saat ini sudah cukup murah dan menarik untuk buy on weakness. Dia menargetkan saham ACES di Rp 750. Ini berdasarkan valuasi 14,3 kali proyeksi laba tahun 2026, sesuai rata-rata valuasi dalam tiga tahun terakhir.
Baca Juga: Petrosea (PTRO) Akuisisi 55% Saham Vista Maritim Asia Saat ini, ACES diperdagangkan di level 8x proyeksi laba 2026, lebih rendah dari rata-rata historisnya. Selain itu, saham ini juga menawarkan potensi dividen yang menarik, dengan perkiraan imbal hasil (dividend yield) sekitar 8% pada tahun 2026.
Namun, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan, yaitu pelemahan nilai tukar rupiah yang signifikan, pertumbuhan penjualan di toko yang sama (SSSG) dan margin laba operasional (EBIT) yang lebih rendah dari perkiraan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News