JAKARTA. Lahan menipis, perhatian pun berkurang. Demikian nasib kawasan Alam Sutera, Serpong. Sang pengelola, PT Alam Sutera Realty Tbk, kini lebih serius mengembangkan proyek superblok residensial keduanya yang berada di Pasar Kemis, Tangerang. Melalui anak usahanya, Duta Realtindo Jaya, ASRI akan mengembangkan landbank seluas 1.062 hektar (ha) di Pasar Kemis. Catatan saja, sisa lahan ASRI di kawasan Serpong sekitar 280 ha. Keseriusan ASRI mengembangkan Pasar Kemis terlihat dari pengalokasian belanja modal. Dari total capital expenditure (capex) senilai Rp 3 triliun di tahun 2012, sebesar Rp 1 triliun dialokasikan untuk pengembangan Pasar Kemis. Sedangkan Serpong kebagian jatah Rp 600 miliar. Anggaran yang tersisa untuk mengembangkan proyek hotel dan taman rekreasi di Bali.
ASRI andalkan proyek baru dan pendapatan properti
JAKARTA. Lahan menipis, perhatian pun berkurang. Demikian nasib kawasan Alam Sutera, Serpong. Sang pengelola, PT Alam Sutera Realty Tbk, kini lebih serius mengembangkan proyek superblok residensial keduanya yang berada di Pasar Kemis, Tangerang. Melalui anak usahanya, Duta Realtindo Jaya, ASRI akan mengembangkan landbank seluas 1.062 hektar (ha) di Pasar Kemis. Catatan saja, sisa lahan ASRI di kawasan Serpong sekitar 280 ha. Keseriusan ASRI mengembangkan Pasar Kemis terlihat dari pengalokasian belanja modal. Dari total capital expenditure (capex) senilai Rp 3 triliun di tahun 2012, sebesar Rp 1 triliun dialokasikan untuk pengembangan Pasar Kemis. Sedangkan Serpong kebagian jatah Rp 600 miliar. Anggaran yang tersisa untuk mengembangkan proyek hotel dan taman rekreasi di Bali.