Astra Ventura lampaui target pendanaan start up



JAKARTA. Sungguh tak disangka, tak dinyana. Pertumbuhan bisnis start up yang sangat pesat turut memacu pendanaan yang dikucurkan perusahaan modal Ventura. Pendanaan PT Astra Mitra Ventura telah menyamai performa kinerja tahun lalu.

Presiden Direktur PT Astra Mitra Ventura, Jefri Rudyanto Sirait mengatakan, selama kurun waktu enam bulan, pihaknya telah menanamkan investasi kepada perusahaan start up dengan nilai sama besar seperti sepanjang tahun lalu.

Dengan pencapaian tersebut, pihaknya optimistis realisasi pendanaan start up tahun ini dapat mencapai 175% dari target semula. Sayangnya, perusahaan yang terafiliasi dengan Astra Group ini enggan menyebutkan berapa nominal pendanaan yang telah dikucurkan.


"Kami memiliki 100 pipeline start up untuk dibiayai. Namun hingga akhir tahun, akan ada kurang lebih 20 start up yang akan kami biayai," terang Jefri.

Jefri bilang, setiap start up memiliki kejelian untuk melihat kebutuhan masyarakat. Namun pihaknya melihat sektor mana yang paling kuat dan layak mendapatkan pendanaan. Saat ini sebesar 60% pembiayaan Astra mengalir pada sektor manufaktur. Hal ini sesuai dengan bisnis inti Astra.

Adapun 40% pembiayaan di alamatkan pada sektor non-manufaktur meliputi sektor agro, sawit, develop ke koperasi-koperasi, downstream perbengkelan, infrastruktur, properti dan lain-lain. Besaran suntikan dana yang diberikan Astra Ventura per perusahaan start up antara Rp 300 juta hingga Rp 30 miliar.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia