JAKARTA. PT Astragraphia Xprins Indonesia mengalokaskan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 30 miliar tahun ini. Alokasi itu lebih besar 50% dari capex tahun 2014 yang sebesar Rp 20 miliar. Anak perusahaan PT Astra Graphia Tbk itu berencana memakai dana itu untuk menambah mesin dan memperkuat sistem teknologi informatika (TI). Antara lain meningkatkan layanan dashboard monitoring dan web service. Tujuannya agar pelanggan Layan Gerak dan Xprins bisa memantau proyek yang sedang dikerjakan Astragraphia Xprins secara real time. Manajemen perusahaan itu berharap cara itu bisa meningkatkan kepuasan pelanggan. "Pelanggan kami kebanyakan adalah korporat sehingga perlu inovasi agar bisnis klien kami bisa berkembang," ujar Presiden Direktur Astragraphia Xprins Indonesia Sahat M. Sihombing kepada KONTAN, awal pekan kemarin.
Astragraphia alokasikan Rp 30 miliar untuk TI
JAKARTA. PT Astragraphia Xprins Indonesia mengalokaskan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp 30 miliar tahun ini. Alokasi itu lebih besar 50% dari capex tahun 2014 yang sebesar Rp 20 miliar. Anak perusahaan PT Astra Graphia Tbk itu berencana memakai dana itu untuk menambah mesin dan memperkuat sistem teknologi informatika (TI). Antara lain meningkatkan layanan dashboard monitoring dan web service. Tujuannya agar pelanggan Layan Gerak dan Xprins bisa memantau proyek yang sedang dikerjakan Astragraphia Xprins secara real time. Manajemen perusahaan itu berharap cara itu bisa meningkatkan kepuasan pelanggan. "Pelanggan kami kebanyakan adalah korporat sehingga perlu inovasi agar bisnis klien kami bisa berkembang," ujar Presiden Direktur Astragraphia Xprins Indonesia Sahat M. Sihombing kepada KONTAN, awal pekan kemarin.