KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Alokasi anggaran subsidi energi pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 yang ditetapkan sebesar Rp 272,95 triliun dinilai cukup rasional. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin menyebutkan, besaran angka tersebut telah memperhitungkan berbagai dinamika kebutuhan nasional. Menurutnya, perhitungan yang disusun pemerintah tersebut pada dasarnya sudah memasukkan potensi kenaikan volume konsumsi energi domestik serta tren pergerakan harga energi di pasar global. Kendati demikian, Wijayanto memberikan catatan terkait potensi pembengkakan realisasi anggaran subsidi energi pada pelaksanaannya nanti. Ia menilai terdapat risiko bahwa alokasi yang disiapkan pemerintah bisa berpotensi terealisasi lebih tinggi dari pagu awal yang telah ditetapkan.
Asumsi RAPBN 2027 Terlalu Tinggi, Subsidi Energi Terancam Membengkak
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Alokasi anggaran subsidi energi pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2027 yang ditetapkan sebesar Rp 272,95 triliun dinilai cukup rasional. Ekonom Universitas Paramadina, Wijayanto Samirin menyebutkan, besaran angka tersebut telah memperhitungkan berbagai dinamika kebutuhan nasional. Menurutnya, perhitungan yang disusun pemerintah tersebut pada dasarnya sudah memasukkan potensi kenaikan volume konsumsi energi domestik serta tren pergerakan harga energi di pasar global. Kendati demikian, Wijayanto memberikan catatan terkait potensi pembengkakan realisasi anggaran subsidi energi pada pelaksanaannya nanti. Ia menilai terdapat risiko bahwa alokasi yang disiapkan pemerintah bisa berpotensi terealisasi lebih tinggi dari pagu awal yang telah ditetapkan.
TAG: