JAKARTA. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) tetap optimistis industri asuransi tak akan mengalami masalah permodalan tahun depan. Keyakinan itu setidaknya muncul dari angka rasio kecukupan modal asuransi untuk memenuhi risiko klaim --biasa disebut risk based capital (RBC)-- saat ini. Kini, angka rata-rata RBC industri asuransi masih di atas batas minimal ketetapan pemerintah, yaitu 120%. Kepala Biro Perasuransian Bapepam LK Isa Rachmatarwata menyatakan, hingga akhir triwulan tiga tahun 2008 rata-rata perusahaan asuransi masih memiliki RBC di atas 120%. "RBC sampai kuartal ketiga masih oke. Secara umum tidak ada permasalahan permodalan," kata Isa. Meskipun RBC masih stabil, Isa tetap mewanti-wanti para pengelola perusahaan asuransi agar mengantisipasi ancaman penurunan RBC menjelang pergantian tahun. Namun Isa tak menyebut apa sesungguhnya penyebab RBC perusahaan asuransi bisa turun.
Asuransi Bakal Sanggup Penuhi Modal 2009
JAKARTA. Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK) tetap optimistis industri asuransi tak akan mengalami masalah permodalan tahun depan. Keyakinan itu setidaknya muncul dari angka rasio kecukupan modal asuransi untuk memenuhi risiko klaim --biasa disebut risk based capital (RBC)-- saat ini. Kini, angka rata-rata RBC industri asuransi masih di atas batas minimal ketetapan pemerintah, yaitu 120%. Kepala Biro Perasuransian Bapepam LK Isa Rachmatarwata menyatakan, hingga akhir triwulan tiga tahun 2008 rata-rata perusahaan asuransi masih memiliki RBC di atas 120%. "RBC sampai kuartal ketiga masih oke. Secara umum tidak ada permasalahan permodalan," kata Isa. Meskipun RBC masih stabil, Isa tetap mewanti-wanti para pengelola perusahaan asuransi agar mengantisipasi ancaman penurunan RBC menjelang pergantian tahun. Namun Isa tak menyebut apa sesungguhnya penyebab RBC perusahaan asuransi bisa turun.