KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mencermati rencana penerapan metode perhitungan permodalan industri asuransi melalui skema risk based capital (RBC) baru yang tengah disiapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan menyatakan telah siap menghadapi implementasi ketentuan tersebut. Presiden Direktur Asuransi Bintang HSM Widodo mengatakan, skema New RBC dinilai mampu memperkuat pengukuran solvabilitas industri asuransi. Menurutnya, pendekatan baru tersebut juga memberikan perspektif yang lebih forward looking terhadap kecukupan modal perusahaan. “New RBC memperkuat pengukuran metric solvency atau core solvency, sekaligus tetap mengakui sisi komersial perusahaan melalui overall solvency. Jadi, perspektif terhadap kecukupan modal menjadi lebih berimbang dan forward looking,” ujar Widodo kepada Kontan, Kamis (7/5/2026).
Asuransi Bintang (ASBI) Sudah Lakukan Simulasi New RBC Jelang Aturan Baru OJK
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Bintang Tbk (ASBI) mencermati rencana penerapan metode perhitungan permodalan industri asuransi melalui skema risk based capital (RBC) baru yang tengah disiapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Perusahaan menyatakan telah siap menghadapi implementasi ketentuan tersebut. Presiden Direktur Asuransi Bintang HSM Widodo mengatakan, skema New RBC dinilai mampu memperkuat pengukuran solvabilitas industri asuransi. Menurutnya, pendekatan baru tersebut juga memberikan perspektif yang lebih forward looking terhadap kecukupan modal perusahaan. “New RBC memperkuat pengukuran metric solvency atau core solvency, sekaligus tetap mengakui sisi komersial perusahaan melalui overall solvency. Jadi, perspektif terhadap kecukupan modal menjadi lebih berimbang dan forward looking,” ujar Widodo kepada Kontan, Kamis (7/5/2026).
TAG: