Industri asuransi jiwa membuka pintu lebar-lebar bagi pialang asuransi untuk ikut mendistribusikan produk. Dengan catatan, mereka tidak akan mengacak-acak harga premi. Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, sepanjang menaati etika bisnis dan menguasai praktik usaha asuransi jiwa, pihaknya siap bekerja sama dengan pialang. “Dengan syarat, persaingan bisnis yang sehat tetap terjaga,” ujarnya ditemui KONTAN, kemarin. Menengok pengalaman kerjasama industri asuransi umum dengan pialang, Hendrisman mengaku agak khawatir terjadi gebuk-gebukan harga premi. Di satu sisi, komisi pialang ini tidak murah, berkisar antara 30% hingga 40%. Di sisi lain, pasar yang ditawarkan pialang kepada pelaku industri asuransi juga cukup menggiurkan.
Asuransi jiwa membuka peluang kerjasama dengan pialang
Industri asuransi jiwa membuka pintu lebar-lebar bagi pialang asuransi untuk ikut mendistribusikan produk. Dengan catatan, mereka tidak akan mengacak-acak harga premi. Ketua Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) Hendrisman Rahim mengatakan, sepanjang menaati etika bisnis dan menguasai praktik usaha asuransi jiwa, pihaknya siap bekerja sama dengan pialang. “Dengan syarat, persaingan bisnis yang sehat tetap terjaga,” ujarnya ditemui KONTAN, kemarin. Menengok pengalaman kerjasama industri asuransi umum dengan pialang, Hendrisman mengaku agak khawatir terjadi gebuk-gebukan harga premi. Di satu sisi, komisi pialang ini tidak murah, berkisar antara 30% hingga 40%. Di sisi lain, pasar yang ditawarkan pialang kepada pelaku industri asuransi juga cukup menggiurkan.