KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kinerja asuransi marine cargo diproyeksikan bergerak moderat dengan peluang pertumbuhan yang tetap terbuka pada 2026. "Untuk tahun 2026 menunjukkan prospek moderat dan positif secara selektif," ujar Pengamat Asuransi Irvan Rahardjo kepada Kontan, Minggu (18/1/26). Hal ini didasarkan pada data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat ekspor Indonesia tumbuh sebesar 5,6% per November 2025.
Ia juga menilai bahwa pencapaian tersebut sangat mungkin memengaruhi kinerja pendapatan premi asuransi marine cargo secara keseluruhan.
Baca Juga: Terkontraksi Tipis, Premi Asuransi Marine Cargo Rp 5,33 Triliun per Kuartal III-2025 Meski demikian, ekspor bukan satu-satunya faktor yang menentukan peningkatan pendapatan premi asuransi marine cargo karena lini impor dan pengangkutan antarpulau juga memiliki potensi untuk mengimbangi kontribusi pendapatan premi. "Sangat mungkin kinerja ekspor memengaruhi pendapatan premi. Namun, hal ini dapat diatasi dengan pendapatan premi asuransi marine cargo dari lini impor dan antarpulau," katanya. Memasuki 2026, Irvan Rahardjo memprediksi bahwa asuransi marine cargo akan tetap dihadapkan pada sejumlah tantangan, salah satunya adalah persaingan bisnis yang makin ketat. Sejumlah faktor eksternal dan operasional, seperti penggunaan kapal tua, rute pelayaran berisiko tinggi, gangguan rantai pasok global, isu geopolitik, dan perubahan iklim juga akan membayangi kinerja asuransi marine cargo tahun ini.
Baca Juga: Strategi Allianz Utama Jaga Pertumbuhan Premi Asuransi Marine Cargo hingga Akhir 2025 Karena itu, Irvan Rahardjo menilai penerapan strategi yang tepat oleh perusahaan asuransi menjadi kunci untuk mengoptimalkan kinerja. Perusahaan asuransi diharapkan bisa fokus pada pertumbuhan berkualitas, menguatkan manajemen risiko, penyesuaian produk, dan meningkatkan layanan klaim.
"Strategi yang diperlukan fokus pada pertumbuhan berkualitas, manajemen risiko yang lebih prudent, penyesuaian produk, dan peningkatan layanan klaim," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News