KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai kecilnya porsi investasi emas di industri asuransi tidak terlepas dari sejumlah faktor, mulai dari regulasi hingga karakteristik instrumen tersebut. Irvan mengatakan, saat ini emas belum menjadi pilihan utama dalam portofolio investasi asuransi karena keterbatasan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang belum sepenuhnya membuka ruang investasi pada instrumen tersebut. “Karena emas yang tidak menghasilkan passive income serta fluktuasi harga yang tinggi dalam jangka pendek," kata Irvan kepada Kontan, Rabu (1/4/2026).
Asuransi Masih Enggan Lirik Emas, Regulasi hingga Risiko Jadi Alasan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai kecilnya porsi investasi emas di industri asuransi tidak terlepas dari sejumlah faktor, mulai dari regulasi hingga karakteristik instrumen tersebut. Irvan mengatakan, saat ini emas belum menjadi pilihan utama dalam portofolio investasi asuransi karena keterbatasan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang belum sepenuhnya membuka ruang investasi pada instrumen tersebut. “Karena emas yang tidak menghasilkan passive income serta fluktuasi harga yang tinggi dalam jangka pendek," kata Irvan kepada Kontan, Rabu (1/4/2026).