JAKARTA. Iklim investasi yang membaik, tidak lantas membuat perusahaan asuransi jiwa mengalihkan investasinya ke saham. Sebaliknya, asuransi jiwa justru memilih keranjang investasi yang lebih aman. Hary Prasetyo,Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya menjelaskan, sekalipun indeks harga saham gabungan (IHSG) telah mencapai 5.000, kondisi saat ini belum cukup bagi perusahaan asuransi untuk kembali berinvestasi di saham. "Kami khawatir kondisi saat ini hanya euforia sesaat. Strategi sementara kami lebih pilih saham BUMN. Itu pun fokus untuk yang BUMN infrastruktur," papar Hary pada awal pekan ini.
Asuransi masih pilih keranjang investasi yang aman
JAKARTA. Iklim investasi yang membaik, tidak lantas membuat perusahaan asuransi jiwa mengalihkan investasinya ke saham. Sebaliknya, asuransi jiwa justru memilih keranjang investasi yang lebih aman. Hary Prasetyo,Direktur Keuangan PT Asuransi Jiwasraya menjelaskan, sekalipun indeks harga saham gabungan (IHSG) telah mencapai 5.000, kondisi saat ini belum cukup bagi perusahaan asuransi untuk kembali berinvestasi di saham. "Kami khawatir kondisi saat ini hanya euforia sesaat. Strategi sementara kami lebih pilih saham BUMN. Itu pun fokus untuk yang BUMN infrastruktur," papar Hary pada awal pekan ini.