JAKARTA. Asuransi otomotif masih menjadi penyokong pertumbuhan kinerja perusahaan asuransi umum. Sebut saja di Pan Pacific Insurance (Panfic) yang hingga akhir kuartal tiga 2011 mencatatkan premi Rp 107 miliar, sebanyak 65% di antaranya berasal dari asuransi otomotif. Asuransi otomotif yang mengusung produk Pacific Auto Guard selama ini menjadi prioritas Panfic. "Memang fokus kami di sana. Saat ini otomotif yang paling layak kami kembangkan," jelas Junaidi, Vice President Panfic kepada KONTAN, Kamis (10/11). Selain asuransi otomotif, sisa premi merupakan kontribusi dari asuransi kesehatan 20%, kebakaran 5%, kargo 5%, dan lain-lain 5%. Junaidi menuturkan, pertumbuhan premi sampai dengan kuartal tiga mencapai dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu, yang besarnya sekitar Rp 50 miliar.
Asuransi otomotif akan menggenjot pertumbuhan premi
JAKARTA. Asuransi otomotif masih menjadi penyokong pertumbuhan kinerja perusahaan asuransi umum. Sebut saja di Pan Pacific Insurance (Panfic) yang hingga akhir kuartal tiga 2011 mencatatkan premi Rp 107 miliar, sebanyak 65% di antaranya berasal dari asuransi otomotif. Asuransi otomotif yang mengusung produk Pacific Auto Guard selama ini menjadi prioritas Panfic. "Memang fokus kami di sana. Saat ini otomotif yang paling layak kami kembangkan," jelas Junaidi, Vice President Panfic kepada KONTAN, Kamis (10/11). Selain asuransi otomotif, sisa premi merupakan kontribusi dari asuransi kesehatan 20%, kebakaran 5%, kargo 5%, dan lain-lain 5%. Junaidi menuturkan, pertumbuhan premi sampai dengan kuartal tiga mencapai dua kali lipat dari periode yang sama tahun lalu, yang besarnya sekitar Rp 50 miliar.