KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lini asuransi properti atau harta benda menjadi penyumbang terbesar premi di industri asuransi umum. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, premi lini asuransi properti tercatat Rp 18,54 triliun per Juli 2026. "Asuransi properti masih menjadi lini dengan kontribusi terbesar dengan porsi 25,15% terhadap total premi industri," ujar Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (7/9). Ogi menyebut prospek pertumbuhan lini asuransi properti tetap terbuka ke depannya. Hal itu sejalan dengan aktivitas ekonomi dan pembangunan, dengan tetap memperkuat risk assessment dan pricing.
Asuransi Properti Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Umum per Juli 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lini asuransi properti atau harta benda menjadi penyumbang terbesar premi di industri asuransi umum. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, premi lini asuransi properti tercatat Rp 18,54 triliun per Juli 2026. "Asuransi properti masih menjadi lini dengan kontribusi terbesar dengan porsi 25,15% terhadap total premi industri," ujar Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (7/9). Ogi menyebut prospek pertumbuhan lini asuransi properti tetap terbuka ke depannya. Hal itu sejalan dengan aktivitas ekonomi dan pembangunan, dengan tetap memperkuat risk assessment dan pricing.