Asuransi Properti Jadi Penyumbang Terbesar Premi Asuransi Umum per Juli 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lini asuransi properti atau harta benda menjadi penyumbang terbesar premi di industri asuransi umum. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, premi lini asuransi properti tercatat Rp 18,54 triliun per Juli 2026.

"Asuransi properti masih menjadi lini dengan kontribusi terbesar dengan porsi 25,15% terhadap total premi industri," ujar Kepala Eksekutif Pengawasan Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam lembar jawaban tertulis RDK OJK, Selasa (7/9).

Ogi menyebut prospek pertumbuhan lini asuransi properti tetap terbuka ke depannya. Hal itu sejalan dengan aktivitas ekonomi dan pembangunan, dengan tetap memperkuat risk assessment dan pricing.


Baca Juga: OJK: Rasio Klaim Industri Perasuransian Masih Terjaga per Juli 2026

Lebih lanjut, Ogi menyampaikan lini asuransi kredit menjadi penyumbang terbesar kedua premi industri asuransi umum dengan porsi sebesar 16,95%. Diikuti, lini asuransi kendaraan bermotor dengan porsi sebesar 16,67%. 

Ogi bilang ketiga lini tersebut secara bersama-sama menyumbang hampir 60% premi industri asuransi umum. Dia menilai ketiga lini tersebut masih memiliki prospek pertumbuhan ke depannya. 

"Masing-masing didukung oleh aktivitas ekonomi dan pembangunan, perkembangan pembiayaan, serta mobilitas masyarakat," kata Ogi.

Jika melihat kinerja keseluruhan, OJK mencatat, premi asuransi komersial yang terdiri dari asuransi jiwa, asuransi umum, dan reasuransi sebesar Rp 199,80 triliun per Juli 2026. Nilainya terkontraksi sebesar 3,04%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu. 

Adapun klaim asuransi komersial sebesar Rp 132,51 triliun per Juli 2026. Nilainya meningkat 7,52%, jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

Baca Juga: Intip Rencana Aksi Penambahan Modal BTN pada Tahun Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News