JAKARTA. Bisnis asuransi kerugian proyek atawa surety bond bakal seret tahun depan. Jumlah proyek baru berkurang karena bank semakin hati-hati menyalurkan kredit ke sektor properti. Sektor yang masih bisa diandalkan oleh asuransi tahun depan adalah proyek-proyek milik pemerintah. Direktur PT Asuransi Bumiputeramuda 1967 (Bumida) Julian Noor bilang, tahun ini pendapatan premi surety bond sebetulnya sudah stagnan dan cenderung merosot. "Karena anggaran pemerintah baru cair pada penghujung tahun, jadi proyek infrastruktur mungkin baru jalan tahun depan," tuturnya Senin (16/12). Dalam hitungan Julian, jika dana baru cair akhir tahun ini maka pembangunan proyek baru kembali marak di semester kedua tahun depan. Ia mengingatkan, proses pencairan dana anggaran biasanya panjang, karena harus melalui berbagai meja di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
Asuransi Proyek Tahun Depan Hanya Mengandalkan Proyek Milik Pemerintah
JAKARTA. Bisnis asuransi kerugian proyek atawa surety bond bakal seret tahun depan. Jumlah proyek baru berkurang karena bank semakin hati-hati menyalurkan kredit ke sektor properti. Sektor yang masih bisa diandalkan oleh asuransi tahun depan adalah proyek-proyek milik pemerintah. Direktur PT Asuransi Bumiputeramuda 1967 (Bumida) Julian Noor bilang, tahun ini pendapatan premi surety bond sebetulnya sudah stagnan dan cenderung merosot. "Karena anggaran pemerintah baru cair pada penghujung tahun, jadi proyek infrastruktur mungkin baru jalan tahun depan," tuturnya Senin (16/12). Dalam hitungan Julian, jika dana baru cair akhir tahun ini maka pembangunan proyek baru kembali marak di semester kedua tahun depan. Ia mengingatkan, proses pencairan dana anggaran biasanya panjang, karena harus melalui berbagai meja di pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.