Asuransi Sinar Mas pilih-pilih risiko marine cargo



JAKARTA. PT Asuransi Sinar Mas (ASM) mewaspadai kenaikan klaim dari sektor pengangkutan kapal. Melambatnya ekonomi secara langsung berdampak pada pengiriman barang lewat jalur laut. Apalagi premi yang didapat industri tidak sebanding rasio klaim yang dibayar.

Martin P. Lalamentik, Direktur PT Asuransi Sinar Mas mengatakan, pelaku asuransi pengangkutan kapal atau marine cargo harus lebih hati-hati dalam memilih jenis komoditas yang diangkut lewat kapal.

ASM misalnya, tidak akan mengangkut komoditas yang barangnya mengalami penyusutan besar. Seperti, komoditas pertanian pangan. Sebab klaimnya dipastikan besar. Sebaliknya, komoditas tembaga lebih dipilih perusahaan.


"Jangan sampai klaim melonjak pada semester dua mendatang. Padahal perolehan premi secara induststri untuk asuransi marine cargo tumbuh tipis," ujar Martin pada Kamis (3/9).

Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) mencatat, pada semester satu pertumbuhan premi asuransi marine cargo tidak sebanding dengan kenaikan klaim. Premi asuransi marine cargo semester satu sebesar Rp 1,6 triliun naik tipis 7,2% dari semester 1 2014 yang sebesar Rp 1,5 triliun. Sementara klaim yang harus dibayar naik 66% menjadi Rp 692,5 miliar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Havid Vebri