KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 baru-baru ini melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut). Mengenai hal itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut industri asuransi umum masih dalam proses inventarisasi objek yang terdampak gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Dengan demikian, Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan saat ini, belum ada data agregat industri yang final dan terverifikasi mengenai nilai klaim akibat gempa Maluku Utara-Sulawesi Utara. "Saat ini, proses yang berjalan masih berupa inventarisasi dampak, asesmen lapangan, dan penilaian atas objek yang memang diasuransikan, klaim masih dalam proses identifikasi dan evaluasi, sehingga belum dapat disebutkan angka resminya," katanya kepada Kontan, Rabu (8/4/2026).
Asuransi Umum Masih dalam Proses Inventarisasi Objek Terdampak Gempa Maluku
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 baru-baru ini melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut) dan Maluku Utara (Malut). Mengenai hal itu, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) menyebut industri asuransi umum masih dalam proses inventarisasi objek yang terdampak gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Dengan demikian, Ketua Umum AAUI Budi Herawan mengatakan saat ini, belum ada data agregat industri yang final dan terverifikasi mengenai nilai klaim akibat gempa Maluku Utara-Sulawesi Utara. "Saat ini, proses yang berjalan masih berupa inventarisasi dampak, asesmen lapangan, dan penilaian atas objek yang memang diasuransikan, klaim masih dalam proses identifikasi dan evaluasi, sehingga belum dapat disebutkan angka resminya," katanya kepada Kontan, Rabu (8/4/2026).