KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan strategi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2,4 ton dry ice selama dua hari pada 15–16 Oktober 2026 dari Bandara Raden Inten II, Bandar Lampung, Lampung. Modifikasi cuaca dengan dry ice dilakukan karena asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya mengurangi jarak pandang yang mengganggu penerbangan pesawat, tetapi juga dampak kesehatan warga. "BNPB merilis total bahan dry ice digunakan selama dua hari sebanyak 2,4 ton," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).
Atasi Kabut Asap Karhutla, BNPB Semai 2,4 Ton Dry Ice di Langit Sumatera
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan strategi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 2,4 ton dry ice selama dua hari pada 15–16 Oktober 2026 dari Bandara Raden Inten II, Bandar Lampung, Lampung. Modifikasi cuaca dengan dry ice dilakukan karena asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tak hanya mengurangi jarak pandang yang mengganggu penerbangan pesawat, tetapi juga dampak kesehatan warga. "BNPB merilis total bahan dry ice digunakan selama dua hari sebanyak 2,4 ton," ujar Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).