Atasi ketimpangan sosial, China minta korporasi tingkatkan sumbangan sosial



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Guna mengatasi ketimpangan sosial yang semakin tinggi, Presiden China Xi Jinping memulai kampanye Kemakmuran Bersama. Agenda dari penguasa partai komunis ini memaksa korporasi besar dan orang kaya di China untuk menyumbangkan lebih banyak keuntungan untuk kelompok masyarakat berpenghasilan rendah. 

Bahkan,saat ini Xi memiliki prioritas utama dalam pengentasan kemiskinan pedesaan, mengutip Bloomberg, Rabu (25/8). Kampanye ini pun mulai diterapkan oleh para perusahaan teknolog di China.

Pinduoduo Inc misalnya akan menyumbangkan semua laba bersih pertamanya sejak menggelar penawaran saham perdana atau initial public offering (IPO). Dana itu akan digunakan untuk mendukung petani dan area pertanian di negara itu. 


Bahkan, Pinduoduo akan terus memberikan pendapatan setidaknya sampai donasi mencapai ¥ 10 miliar atau setara US$ 1,5 miliar. Co-founder Pinduoduo Colin Huang sebelumnya telah berjanji untuk membiayai penelitian sains secara pribadi.

Baca Juga: China kirim 3 kapal perang ke Laut Jepang, beri peringatan ke Jepang?

Memang perusahaan e-commerce ini semakin dikenal dan digunakan oleh banyak penggunanya di China lantaran memberikan diskon besar kepada pelanggan ketika mereka membeli produk secara bersama-sama.

“Peningkatan kapasitas sektor pertanian telah menjadi bagian penting bagi bisnis kami sejak awal berdiri. Sebab, pertanian menyentuh kehidupan sehari-hari setiap orang dan memiliki tingkat digitalisasi yang relatif rendah. Kami ingin membawa lebih banyak petani dan bekerja bersama dengan mereka untuk meningkatkan kehidupan dan mata pencaharian mereka,” kata Chief Executive Officer Pinduoduo Chen Lei kepada para analis.

Pengumuman Pinduoduo datang setelah serangkaian kontribusi serupa dari perusahaan terbesar dan orang-orang terkaya di negara itu. Tencent Holdings Ltd pekan lalu mengatakan akan menggandakan jumlah uang yang dialokasikan untuk program tanggung jawab sosial.

Hal ini menandai salah satu upaya filantropi terbesar oleh raksasa internet itu saat regulator memperketat pengawasan melalui berbagai peraturan baru. Guna menyukseskan kampanye redistribusi kekayaan pemerintah itu, Tencent akan memberikan dana tanggung jawab sosial berkelanjutan senilai  ¥ 50 atau sekitar US$ 7,7 miliar.

Baca Juga: WHO: Politik sama sekali tidak memiliki tempat dalam penelusuran asal-usul COVID-19

Padahal pada April lalu, Tencent telah menyatakan komitmen untuk menyumbangkan dana senilai ¥ 50 atau sekitar US$ 7,7 miliar  untuk program ini. Artinya, perusahaan paling bernilai di China ini akan menyumbangkan dana senilai US$ 15 miliar untuk menyukseskan kampanye Xi.  

Komitmen Tencent ini akan difokuskan pada berbagai bidang. Mulai dari peningkatan pendapatan bagi masyarakat miskin, meningkatkan bantuan medis, mempromosikan efisiensi ekonomi pedesaan, dan mensubsidi program pendidikan.

Editor: Tendi Mahadi