JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya menerangi Pulau Nias setelah listrik di wilayah tersebut pada sejak 1 April 2016. Salah satu usahanya dengan mendatangkan 23 kontainer berisi genset berkapasitas 13 Megawatt (MW). Seperti diketahui kebutuhan listrik di Pulau Nias mencapai 24 MW. Saat ini pasokan listrik dari pihak ketiga mencapai 2x10 MW. Namun, pihak ketiga mematikan gensetnya sehingga terjadi defisit listrik yang luar biasa. Amir Rosidin Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN menyatakan, pihaknya menyewa genset yang dalam waktu lima hari ini akan sampai ke Pulau Nias. Posisi hari Sabtu (9/4) sudah berada di Sibolga. "Kami sewa genset itu Rp 1,5 miliar per bulan dengan jangka waktu sewa 1 tahun untuk mengatasi pemadaman di Nias, sebab saat ini kami hanya punya pasokan 8,6 MW," ungkapnya, Sabtu (9/4).
Atasi pemadaman di Nias, PLN sewa genset 13 MW
JAKARTA. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) terus berupaya menerangi Pulau Nias setelah listrik di wilayah tersebut pada sejak 1 April 2016. Salah satu usahanya dengan mendatangkan 23 kontainer berisi genset berkapasitas 13 Megawatt (MW). Seperti diketahui kebutuhan listrik di Pulau Nias mencapai 24 MW. Saat ini pasokan listrik dari pihak ketiga mencapai 2x10 MW. Namun, pihak ketiga mematikan gensetnya sehingga terjadi defisit listrik yang luar biasa. Amir Rosidin Direktur Bisnis Regional Sumatera PLN menyatakan, pihaknya menyewa genset yang dalam waktu lima hari ini akan sampai ke Pulau Nias. Posisi hari Sabtu (9/4) sudah berada di Sibolga. "Kami sewa genset itu Rp 1,5 miliar per bulan dengan jangka waktu sewa 1 tahun untuk mengatasi pemadaman di Nias, sebab saat ini kami hanya punya pasokan 8,6 MW," ungkapnya, Sabtu (9/4).