JAKARTA. Berhasil melepas saham ke publik dan menutup tahun fiskal 2015 yang berakhir 31 Januari 2016 dengan kinerja menggembirakan, membuat PT Ateliers Mecaniques D'Indonesie Tbk alias Atmindo mematok target tinggi pada tahun ini. Emiten berkode saham AMIN ini mengincar pertumbuhan bisnis 60%. Pada tahun fiskal 2016 yang akan berakhir 31 Januari 2017, perseroan mengincar pendapatan Rp 250 miliar dengan laba Rp 30 miliar. Pada tahun fiskal 2015, pendapatan Atmindo mencapai Rp 150,33 miliar dengan laba bersih Rp 18,77 miliar. "Target tersebut akan kami capai walaupun secara perekonomian lesu. Kami melihat segi permintaan kebutuhan boiler maupun mesin sawit lainnya terjadi kenaikan permintaan," kata Rudy Susanto, Presiden Direktur Atmindo, Kamis (9/6).
Atmindo mematok pertumbuhan bisnis 60%
JAKARTA. Berhasil melepas saham ke publik dan menutup tahun fiskal 2015 yang berakhir 31 Januari 2016 dengan kinerja menggembirakan, membuat PT Ateliers Mecaniques D'Indonesie Tbk alias Atmindo mematok target tinggi pada tahun ini. Emiten berkode saham AMIN ini mengincar pertumbuhan bisnis 60%. Pada tahun fiskal 2016 yang akan berakhir 31 Januari 2017, perseroan mengincar pendapatan Rp 250 miliar dengan laba Rp 30 miliar. Pada tahun fiskal 2015, pendapatan Atmindo mencapai Rp 150,33 miliar dengan laba bersih Rp 18,77 miliar. "Target tersebut akan kami capai walaupun secara perekonomian lesu. Kami melihat segi permintaan kebutuhan boiler maupun mesin sawit lainnya terjadi kenaikan permintaan," kata Rudy Susanto, Presiden Direktur Atmindo, Kamis (9/6).