KONTAN.CO.ID-ZURICH. UBS Group AG menyiapkan sejumlah opsi darurat, termasuk memindahkan kantor pusatnya ke luar Swiss, jika pemerintah memperketat aturan permodalan perbankan. Langkah ini mencerminkan potensi benturan antara UBS dan regulator Swiss terkait kewajiban modal bagi bank-bank besar. Mengutip laporan The Wall Street Journal (WSJ) dan Reuters (14/10), opsi yang dipertimbangkan UBS mencakup mengakuisisi lembaga keuangan di Amerika Serikat (AS) sekaligus memindahkan kantor pusat ke negara tersebut. UBS juga mempertimbangkan merger dengan bank pesaing di Eropa atau menjual perusahaan kepada bank asal AS. Rencana tersebut muncul di tengah pembahasan pemerintah Swiss untuk memperketat aturan permodalan bagi bank yang masuk kategori too big to fail atau terlalu besar untuk dibiarkan bangkrut. Wacana ini menguat setelah UBS mengambil alih Credit Suisse pada 2023 untuk menyelamatkan bank tersebut dari krisis.
Aturan Modal Diperketat, UBS Ancam Angkat Kaki dari Swiss
KONTAN.CO.ID-ZURICH. UBS Group AG menyiapkan sejumlah opsi darurat, termasuk memindahkan kantor pusatnya ke luar Swiss, jika pemerintah memperketat aturan permodalan perbankan. Langkah ini mencerminkan potensi benturan antara UBS dan regulator Swiss terkait kewajiban modal bagi bank-bank besar. Mengutip laporan The Wall Street Journal (WSJ) dan Reuters (14/10), opsi yang dipertimbangkan UBS mencakup mengakuisisi lembaga keuangan di Amerika Serikat (AS) sekaligus memindahkan kantor pusat ke negara tersebut. UBS juga mempertimbangkan merger dengan bank pesaing di Eropa atau menjual perusahaan kepada bank asal AS. Rencana tersebut muncul di tengah pembahasan pemerintah Swiss untuk memperketat aturan permodalan bagi bank yang masuk kategori too big to fail atau terlalu besar untuk dibiarkan bangkrut. Wacana ini menguat setelah UBS mengambil alih Credit Suisse pada 2023 untuk menyelamatkan bank tersebut dari krisis.