Aussie masih ungguli yen



JAKARTA. Perbedaan kebijakan moneter yang diambil Reserve Bank of Australia dan Bank of Japan jadi penentu pergerakan dua mata ini. Tidak heran, AUD/JPY pun terangkat unggul.

Mengutip Bloomberg, Rabu (3/2) pukul 16.15 WIB pasangan AUD/JPY menguat 0,28% ke level 84,67 dibanding hari sebelumnya.

Berdasarkan pemaparan Wahyu Tri Wibowo, Analis Central Capital Futures setelah keputusan RBA untuk mempertahankan suku bunga di level 2,0% kemarin AUD memang cukup kuat bertahan. Apalagi harga komoditas ikut rebound beberapa waktu terakhir.


“Ada kaitannya dengan outlook suku bunga The Fed yang tertahan lajunya, daya tarik pasar terhadap mata uang seperti AUD kembali lagi,” tutur Wahyu.

Hal ini juga didukung oleh indikator ekonomi building approvals Australia Januari 2016 tumbuh 9,2% dari sebelumnya minus 12,4%.

Sinyal positif dari aussie ini kontras dengan pergerakan yen yang tengah tersungkur. Setelah BOJ memutuskan untuk menerapkan suku bunga negatif di akhir pekan lalu yen belum mampu untuk merangkak naik lagi.

Belum lagi sajian data ekonomi consumer confidence Januari 2016 pun ikut menukik dari 42,7 ke level 42,5. “Menambah panjang beban yen yang perlahan ditinggalkan pelaku pasar,” ujar Wahyu.

Hal ini terjadi karena pasar kembali mengambil risiko setelah gejolak global lebih tenang dan safe haven seperti yen terlupakan sejenak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto