KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Penggunaan mata uang digital di beberapa negara membuat Australia mempertimbangkan untuk meluncurkan mata uang digital bank sentral ritel dan berencana membuat kerangka regulasi untuk pertukaran mata uang kripto sebagai bagian dari perombakan terbesar industri pembayarannya. Negeri kanguru ini juga akan memperluas undang-undang pembayarannya untuk mencakup penyedia transaksi online seperti Apple Inc dan Google Alphabet Inc serta penyedia buy-now-pay-later (BNPL) seperti Afterpay Ltd. Hal tersebut akan mengakhiri operasi mereka tanpa pengawasan langsung yang selama ini terjadi. "Jika kita tidak mereformasi kerangka kerja saat ini, Lembah Silikon yang akan menentukan masa depan sistem pembayaran kita. Australia harus mempertahankan kedaulatannya atas sistem pembayaran kami," kata Bendahara Josh Frydenberg dikutip dari Reuters, Rabu (8/12).
Australia akan atur ulang regulasi untuk perbaikan sistem pembayaran
KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Penggunaan mata uang digital di beberapa negara membuat Australia mempertimbangkan untuk meluncurkan mata uang digital bank sentral ritel dan berencana membuat kerangka regulasi untuk pertukaran mata uang kripto sebagai bagian dari perombakan terbesar industri pembayarannya. Negeri kanguru ini juga akan memperluas undang-undang pembayarannya untuk mencakup penyedia transaksi online seperti Apple Inc dan Google Alphabet Inc serta penyedia buy-now-pay-later (BNPL) seperti Afterpay Ltd. Hal tersebut akan mengakhiri operasi mereka tanpa pengawasan langsung yang selama ini terjadi. "Jika kita tidak mereformasi kerangka kerja saat ini, Lembah Silikon yang akan menentukan masa depan sistem pembayaran kita. Australia harus mempertahankan kedaulatannya atas sistem pembayaran kami," kata Bendahara Josh Frydenberg dikutip dari Reuters, Rabu (8/12).