Autopedia (ASLC) Jadi Emiten Mobil Bekas Pertama yang Tembus Pendapatan Rp 1 Triliun



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) mengklaim sebagai emiten mobil bekas pertama di Indonesia yang mencapai pendapatan Rp 1 triliun untuk kinerja setahun penuh (full year) 2025. Kinerja ASLC meningkat 14,5% dibandingkan capaian tahun 2024.

Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra, mengungkapkan bahwa kinerja impresif ASLC diikuti dengan capaian laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 45 miliar. Adapun, ASLC bergerak di bisnis lelang melalui JBA, penjualan retail mobil bekas (Caroline.id), dan pegadaian (MotoGadai).

“Pertumbuhan positif ini merupakan hasil dari strategi agresif ASLC memperkuat ekosistem pelaku usaha mobil bekas, kesadaran merek dan keunggulan operasional,” kata Jany melalui keterangan tertulis yang disiarkan pada Senin (23/3/2026).


Baca Juga: Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Lonjakan Penjualan Mobil Bekas Jelang Lebaran

Jany merinci, Caroline.id sebagai platform online to offline jual beli mobil bekas mencatatkan penjualan sebesar Rp 730,5 miliar pada 2025. Jumlah mobil bekas yang berhasil dijual mencapai hampir 4.500 unit, meningkat 24.5% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara JBA Indonesia yang diklaim sebagai balai lelang kendaraan bekas terbesar di Indonesia menjual lebih dari 124.000 unit kendaraan. Pada tahun 2025, JBA mencatatkan pendapatan sebesar Rp 272,5 miliar.

Jany menambahkan, unit bisnis ASLC yang masih dalam tahap awal yaitu MotoGadai juga menunjukkan kinerja impresif. Pada tahun 2025, MotoGadai membukukan pendapatan sebesar Rp 5,4 miliar, meningkat 72% dari tahun sebelumnya.

"Kinerja positif di tahun 2025 tersebut semakin meyakinkan Perseroan, bahwa langkah-langkah ekspansi yang selama ini dilakukan adalah tepat untuk membawa pada perumbuhan kinerja yang berkesinambungan," imbuh Jany.

Baca Juga: Strategi Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Bidik Pertumbuhan Dua Digit di 2026

Jany menjelaskan bahwa untuk memperkuat ekosistem mobil bekas terintegrasi yang sedang dikembangkan, ASLC telah membuka cabang baru MotoHub di Serpong. Motohub merupakan physical touchpoint dalam ekosistem Motogadai yang menghubungkan dealer dan customer dalam satu pengalaman transaksi praktis.

“Ini menjadi langkah strategis untuk mendekatkan Motogadai dengan dealer rekanan dan pelaku usaha mobil bekas lainnya, sehingga memudahkan customer yang ingin mengecek unit dapat langsung datang ke Motohub,” kata Jany.

Bagi dealer dan pelaku usaha jual beli mobil bekas lainnya, Motohub akan menjadi saluran distribusi tambahan untuk memperluas jangkauan pasar. Selain itu, Motohub juga menjadi jembatan penghubung ke ekosistem pembiayaan Motogadai, sehingga mempercepat dan mempermudah transaksi.

Sementara bagi Motogadai, kehadiran Motohub memiliki peran strategis untuk mendekatkan brand dengan dealer dan pelaku bisnis jual beli mobil bekas lainnya. ASLC meyakini kehadiran Motohub akan membangun kepercayaan pelanggan melalui pengalaman langsung.

“Adanya Motohub membuat customer dapat langsung melihat unit kendaraan sekaligus mengakses layanan pembiayaan di tempat, sehingga proses transaksi menjadi lebih cepat,” imbuh Jany.

Baca Juga: Autopedia Sukses Lestari (ASLC) Optmistis Bisnisnya Akan Tumbuh Positif pada 2026

Sedangkan untuk tahun 2026, ASLC masih melihat prospek bisnis yang cerah sekalipun ada ancaman ketidakmenentuan ekonomi terkait situasi geopolitik terkini di Timur Tengah. “Karena mobil bekas selalu menjadi alternatif rasional di tengah daya beli yang selektif,” tutup Jany.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News