Autopedia (ASLC) Optimistis Penjualan 2026 Tumbuh Dobel Digit Jelang Momentum Lebaran



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) melihat prospek bisnis yang cerah pada 2026. Salah satu faktor pendorongnya adalah potensi peningkatan permintaan mobil bekas menjelang periode mudik Lebaran.

Presiden Direktur ASLC Jany Candra mengatakan, tradisi mudik dan lonjakan mobilitas selama Lebaran akan menjadi katalis utama peningkatan permintaan mobil bekas.

Secara historis, momentum musiman ini konsisten memberikan kontribusi positif terhadap penjualan perseroan.


Baca Juga: ESDM Resmikan Pengiriman Perdana Pipa Proyek Dusem, Nilai Investasi Rp 6,5 Triliun

Untuk mengantisipasi lonjakan tersebut, ASLC memperkuat ketersediaan stok kendaraan berkualitas dan kompetitif di berbagai titik showroom Caroline.id.

“Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa menjelang Ramadan dan Lebaran, konsumen memiliki banyak pilihan unit kendaraan bekas siap pakai,” ujar Jany dalam keterangan resmi, Kamis (19/2/2026).

Optimalkan Kanal Digital dan Lelang

ASLC juga mengoptimalkan platform digital serta jaringan online-to-offline yang aman dan terpercaya.

Perseroan memastikan setiap mobil bekas telah melalui proses inspeksi ketat, baik dari sisi kondisi mesin maupun kelengkapan dokumen, guna memberikan rasa aman bagi konsumen saat perjalanan mudik.

Baca Juga: Momogi Group Perkuat Posisi di Pasar Snack Anak Lewat Inovasi dan Ekspansi Global

Di sisi lain, unit bisnis lelang JBA turut memanfaatkan momentum dengan memperkuat pasokan unit kendaraan serta memperluas akses lelang berbasis digital.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, aktivitas lelang kendaraan biasanya meningkat menjelang Lebaran seiring kebutuhan dealer dan pelaku usaha untuk memenuhi permintaan pasar yang melonjak.

“Mobil bekas selalu menjadi alternatif rasional di tengah daya beli yang selektif, karena menawarkan harga lebih terjangkau dibanding mobil baru serta pilihan unit yang variatif sesuai kebutuhan konsumen,” tuturnya.

Target Penjualan Tumbuh Dobel Digit

Dengan prospek tersebut, ASLC menargetkan pertumbuhan penjualan dobel digit pada 2026.

Manajemen optimistis target itu dapat tercapai melalui strategi ekspansi jaringan yang berkelanjutan dan optimalisasi ekosistem omnichannel bisnis mobil bekas.

Baca Juga: Mekar Lodji Parahyangan dan BTN Gelar Akad KPR Perdana

“Serta kesigapan dan kesiapan perseroan untuk memanfaatkan setiap momentum yang ada, seperti halnya Lebaran yang akan segera tiba ini, untuk mengungkit pendapatan,” kata Jany.

Sebagai informasi, hingga kuartal III-2025 ASLC membukukan pertumbuhan pendapatan 15% secara tahunan menjadi Rp713,0 miliar, dengan laba bersih sebesar Rp33,9 miliar.

Selanjutnya: Redmi 14C Masih Layak di 2026, Ini Spesifikasi dan Harga Terbarunya

Menarik Dibaca: Ramalan Zodiak Keuangan dan Karier Hari Jumat 20 Februari 2026, Kuatkan Kerja Tim

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News