KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (
ASLC) menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan penjualan di sepanjang 2026. Salah satunya melalui optimalisasi ekosistem transaksi mobil dari ketiga lini bisnis perusahaan. Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra mengatakan untuk memperkuat ekosistem transaksi mobil bekas, perusahaan melakukan penguatan strategi omnichannel.
Melalui strategi ini, ASLC mengintegrasikan kanal online dan offline untuk memudahkan konsumen mencari, mengecek, dan melakukan transaksi kendaraan sesuai preferensi.
Baca Juga: Asap Karhutla Makin Parah, Kemenhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Terganggu Selain itu, keberadaan JBA dan Caroline.id pada ekosistem bisnis perusahaan memberikan fleksibilitas kepada pelanggan dalam menentukan kanal penjualan kendaraan yang sesuai.
“Adanya dua pilihan kanal transaksi, JBA dan Caroline.id ini membuat pelanggan bisa memilih kanal yang sesuai dengan karakteristik dan potensi nilai dari masing-masing kendaraan,” ungkap Jany, dalam siaran pers, Jumat (21/8). Ia melanjutkan, ASLC juga tetap menerapkan standardisasi untuk menentukan kanal penjualan yang paling optimal. Harapannya,
setiap kendaraan akan memperoleh nilai terbaik. Di sisi lain
keberadaan Motogadai turut melengkapi ekosistem transaksi mobil bekas ASLC dengan solusi pembiayaan. Melalui Motogadai, Perseroan menyajikan kemudahan kepada konsumen untuk memiliki kendaraan melalui opsi gadai sesuai kebutuhan “Selain itu, perusahaan juga menyediakan Cartalog, platform berbasis yang memberikan gambaran dan estimasi harga kendaraan dengan kondisi pasar berdasarkan data aktual beserta faktor-faktor yang memengaruhi nilai jual kendaraan tersebut,” katanya. Untuk semakin mengembangkan bisnis lelangnya, ASLC telah memperluas ekosistem bisnisnya dengan mengembangkan bisnis lelang non-kendaraan.
Baca Juga: Beli Kapal hingga Akuisisi FOS, WINS Genjot Ekspansi Armada untuk Dorong Kinerja 2027 Melalui anak usaha bernama PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia (ASLI), ASLC berupaya menangkap peluang sekaligus menciptakan mesin pertumbuhan yang baru.
Dengan strategi tersebut, pada semester pertama tahun ini ASLC berhasil memperoleh pendapatan Rp589 miliar, tumbuh 31,9% YoY. Dengan pendapatan tersebut, ASLC mencatatkan laba bersih sebesar Rp8,9 miliar. Penjualan mobil bekas melalui Caroline.id tercatat mencapai Rp493 miliar. Dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang sebesar Rp313 miliar, penjualan Caroline.id ini tumbuh 57,4% YoY. “Untuk semakin memperkuat kinerja ASLC sehingga bisa terus tumbuh secara berkesinambungan, ke depan Perseroan akan terus memperkuat ekosistem mobil bekas, mengoptimalkan strategi omnichannel, serta mengembangkan potensi jangka panjang Motogadai dan ASLI sebagai sumber pertumbuhan baru,” tutup Jany. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News