Autopedia Sukses (ASLC) Perkuat Bisnis Mobil Bekas di Tengah Pertumbuhan Mobil Baru



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) menyiapkan strategi untuk mengintegrasikan ekosistem mobil bekas di tengah kenaikan jumlah mobil baru.

Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari, Jany Candra mengungkapkan tingginya kenaikan jumlah mobil baru merupakan petunjuk akan tingginya potensi peningkatan jumlah mobil bekas. 

Karena itu, ASLC akan semakin fokus mengintegrasikan ekosistem bisnis mobil bekas yang dimiliki. 


“Baik dari orang yang membeli mobil baru dengan menjual mobil lamanya, maupun dari peningkatan jumlah mobil baru itu sendiri yang pada akhirnya juga akan menjadi mobil bekas,” ungkap Jany, dalam siaran pers, Kamis (1/10/2026). 

Baca Juga: IPCC Akhiri Kerja Sama KSO Maspion Terminal, Nilai Transaksi Rp 13,78 Miliar

Dalam upaya membangun ekosistem bisnis mobil bekas yang kuat dan terintegrasi, ASLC terus memperkuat kinerja dan kapabilitas pada setiap unit bisnis yang dimiliki.

Pada segmen penjualan ritel mobil bekas, ASLC berfokus memperkuat branding Caroline.id melalui pengembangan strategi pemasaran digital serta kolaborasi dengan brand ambassador untuk meningkatkan awareness dan memperluas jangkauan pasar.

Melalui langkah ini, perusahaan optimistis dapat menciptakan sinergi yang lebih optimal di seluruh rantai bisnis sekaligus meningkatkan nilai dan potensi setiap kendaraan yang dipasarkan.

Sejauh ini, strategi tersebut telah berhasil mendorong peningkatan kinerja perusahaan.

Terbukti, pada semester pertama 2026, pendapatan ASLC meningkat 31,9% secara year on year (yoy) menjadi Rp 590 miliar. Pada periode ini, ASLC mencatatkan laba sebesar Rp 8,9 miliar.

Caroline.id masih mendominasi kontribusi terhadap total pendapatan ASLC. Penjualan mobil bekas melalui Caroline.id tercatat sebesar Rp 493 miliar, tumbuh 57,4% YoY dari periode yang sama tahun 2025 yang sebesar Rp 313 miliar.

“Ke depan, ASLC akan terus memperkuat ekosistem mobil bekas, mengoptimalkan strategi omnichannel, serta mengembangkan potensi jangka panjang pada Motogadai yang bergerak di bisnis pegadaian dan ASLI (PT Autopedia Sukses Lelang Indonesia) pada bisnis lelang non kendaraan sebagai sumber pertumbuhan baru,” tutup Jany.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News