KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten cat bangunan milik pengusaha Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk (
AVIA) mengejar pertumbuhan kinerja fundamental baik dari segi laba bersih maupun penjualan pada tahun 2026. Head of Investor Relations AVIA, Andreas Timothy, menjelaskan bahwa perusahaan tetap berfokus pada implementasi strategi pertumbuhan berkelanjutan yang telah dijalankan secara konsisten dalam beberapa tahun terakhir. Strategi ini dirancang untuk memastikan pertumbuhan usaha yang sehat, berkesinambungan, dan adaptif terhadap dinamika pasar.
Baca Juga: Laba Avia Avian (AVIA) Sembilan Bulan Penuhi Target Analis, Berikut Rekomendasinya Sayangnya, AVIA belum menetapkan target kinerja fundamental secara spesifik, mengingat manajemen masih menunggu realisasi kinerja penuh tahun buku 2025 sebagai dasar evaluasi dan perencanaan lanjutan. Yang jelas, lanjut Andreas, AVIA tetap memiliki komitmen kuat untuk mencatatkan pertumbuhan yang positif, baik dari sisi pendapatan maupun profitabilitas, meskipun kondisi ekonomi di tahun 2026 diperkirakan masih menghadapi berbagai tantangan. Andreas memaparkan sejumlah strategi bisnis yang akan dijalankan perusahaan pada 2026, di antaranya konsisten dalam penerapan strategi pertumbuhan berkelanjutan, optimalisasi kapasitas produksi seiring beroperasinya pabrik baru, penguatan jaringan distribusi serta peningkatan kualitas layanan pelanggan, serta program pemasaran yang lebih terarah dengan fokus pada peningkatan penjualan produk utama bermerek Avian. Selain itu, AVIA juga menargetkan peningkatan pangsa pasar dari merek-merek cat lain melalui kombinasi keunggulan produk dan layanan.
"Dengan fundamental bisnis yang solid, jaringan distribusi yang luas, serta fokus yang kuat pada kepuasan pelanggan dan efisiensi internal, Perseroan optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan memperkuat posisi kompetitifnya di industri," kata Andreas kepada Kontan, Selasa (20/1/2026).
Baca Juga: Avia Avian (AVIA) Tebar Dividen Interim Rp 11 Per Saham, Intip Jadwalnya Selain itu, Andreas bilang Avian Brands secara konsisten membangun ekosistem loyalitas yang kuat, tidak hanya kepada toko bahan bangunan sebagai pelanggan utama, tetapi juga kepada tukang cat sebagai end user. Program loyalitas ini dijalankan secara paralel dan saling melengkapi, dengan tujuan menciptakan hubungan jangka panjang, meningkatkan repeat order, serta memperkuat prefrensi jenama di tingkat pengguna akhir.