Avia Avian (AVIA) Mulai Operasikan Pabrik Cat Baru pada Pertengahan Tahun 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten cat bangunan milik pengusaha Hermanto Tanoko, PT Avia Avian Tbk (AVIA) bersiap mengoperasikan pabrik cat baru pada pertengahan 2026. Fasilitas produksi yang berlokasi di Cirebon, Jawa Barat, tersebut diharapkan mampu mendukung strategi pertumbuhan jangka menengah hingga panjang perusahaan.

Total anggaran belanja modal (capital expenditure/capex) untuk pembangunan pabrik Cirebon mencapai Rp 750 miliar hingga 2026. Dari jumlah tersebut, AVIA telah merealisasikan sekitar Rp 440 miliar sejak 2019 hingga kuartal III 2025.

Baca Juga: Avia Avian (AVIA) Kejar Pertumbuhan Kinerja di Tahun 2026, Simak Strateginya


Head of Investor Relations AVIA Andreas Timothy mengatakan pabrik ini dirancang memiliki total kapasitas produksi hingga 200.000 metrik ton untuk dua shift kerja, namun pada tahap awal manajemen akan mengoperasikan pabrik di Cirebon ini dengan kapasitas antara 80.000 – 100.000 metrik ton dahulu.

Andreas bilang pabrik Cirebon tersebut akan menjadi salah satu pilar utama dalam mendukung pertumbuhan volume penjualan AVIA, memperkuat kapasitas produksi khususnya pada segmen cat tembok, serta menjaga efisiensi produksi dan konsistensi kualitas produk.

"Selain ekspansi dari sisi manufaktur, AVIA juga terus memperluas dan memperkuat jaringan pusat distribusi guna memberikan layanan yang semakin unggul kepada pelanggan serta memperdalam penetrasi pasar di berbagai wilayah," kata Andreas kepada Kontan, Selasa (20/1/2026).

Hingga saat ini, Avian Brands telah memiliki 146 pusat distribusi milik sendiri yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, serta didukung oleh 38 pusat distribusi pihak ketiga.

Baru-baru ini, AVIA juga menambah dua pusat distribusi baru milik sendiri, yang semakin memperkokoh infrastruktur logistik nasional. Dengan kapabilitas logistik yang kuat dan terintegrasi, Andreas bilang Avian Brands mampu memberikan layanan distribusi yang andal kepada lebih dari 60.000 toko bahan bangunan di seluruh Indonesia.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Pullback pada Rabu (21/1), Ini Kata Analis

Selanjutnya: Dorong Pengembangan Ekowisata, IFG Tanam 5.000 Bibit Mangrove di Muara Beting

Menarik Dibaca: Pastikan Kanal Pemesanan Tiket Lebaran Stabil, KAI Lakukan Migrasi Sistem Besok

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News