AVIA Bakal Rambah Segmen Baru dan Perluas Jaringan Distribusi pada 2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyiapkan ekspansi pasar dengan merambah berbagai segmen baru sekaligus memperkuat jaringan distribusi nasional pada 2026. 

Head of Investor Relations AVIA, Andreas Timothy menjelaskan, perseroan akan memperluas bisnis di segmen B2B proyek dengan memasuki area yang sebelumnya belum digarap secara optimal. Segmen yang dibidik antara lain kontraktor, desainer interior, konsultan arsitektur, korporasi, hingga sektor pertambangan minyak dan gas, perkebunan, serta proyek pemerintah. Diversifikasi ini juga mencakup sektor makanan dan minuman, perbankan, horeca, dan jaringan minimarket, sehingga memperluas basis permintaan di luar pasar ritel tradisional.

“Pendekatan yang semakin terdiversifikasi ini memperkuat posisi Avian Brands sebagai market leader di industri cat dekoratif nasional,” terang Timothy kepada Kontan, Senin (26/1/2026).


Di sisi lain, perseroan juga menggenjot perluasan dan penguatan jaringan distribusi untuk mendukung penetrasi pasar. Hingga saat ini, Avian Brands mengoperasikan 146 pusat distribusi milik sendiri yang tersebar di seluruh Indonesia, serta didukung 38 pusat distribusi pihak ketiga. 

Baca Juga: KLH Buka Kesempatan Perusahaan yang Dicabut Izin Lingkungan untuk Ajukan Banding

“Baru-baru ini, Perseroan juga menambah dua pusat distribusi baru milik sendiri yang semakin memperkuat kapabilitas logistik nasional perseroan,” sambung Timothy.

Penguatan distribusi ini, lanjut Timothy, ditujukan untuk menjaga ketersediaan produk dan meningkatkan kecepatan layanan, seiring cakupan layanan perseroan yang telah menjangkau lebih dari 60.000 toko bahan bangunan. 

Selain itu, Avian juga mendorong penetrasi ritel melalui penambahan mesin tinting di toko bahan bangunan. Strategi ini kata Timothy memungkinkan konsumen mendapat pilihan warna yang lebih beragam, sekaligus menjadi diferensiasi produk di tingkat ritel.

Meski kondisi industri konstruksi dan properti masih menantang, dampaknya dinilai AVIA lantaran  sebagian besar penjualan berasal dari segmen ritel. “Namun demikian, Perseroan tetap secara proaktif memperkuat posisinya di segmen proyek,” tambahnya.

Dari sisi keuangan, Avian diklaim Timothy didukung struktur keuangan dan arus kas yang sehat, sehingga memberikan fleksibilitas untuk mendukung agenda ekspansi. 

Meski begitu, perseroan belum menetapkan target kinerja spesifik untuk 2026 dan masih menunggu realisasi penuh kinerja tahun buku 2025. “Target pertumbuhan tahun 2026 rencananya akan diberikan pada Q1 2026 ini,” pungkas Timothy.

Baca Juga: KEK Kendal Dorong Realisasi Investasi Kabupaten Kendal dan Jawa Tengah Sepanjang 2025

Selanjutnya: 6 Manfaat Makan Bawang Putih Mentah bagi Kesehatan Tubuh

Menarik Dibaca: 6 Manfaat Makan Bawang Putih Mentah bagi Kesehatan Tubuh

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News