KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Potensi kenaikan harga avtur pascaLebaran diperkirakan kembali menekan kinerja industri penerbangan nasional. Ketidakpastian harga energi global, terutama dipicu dinamika geopolitik di Timur Tengah, menjadi faktor utama yang mendorong volatilitas biaya operasional maskapai. Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai, maskapai perlu meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat efisiensi operasional yang adaptif dan berkelanjutan. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut belum cukup tanpa dukungan kebijakan dari regulator. Menurut Gatot, industri penerbangan saat ini masih berada dalam fase rentan, mengingat sebagian maskapai masih mencatatkan tekanan kinerja keuangan sepanjang 2025. Kondisi ini berpotensi memicu efek domino jika lonjakan biaya, khususnya avtur, tidak diantisipasi secara menyeluruh.
Avtur Diprediksi Naik Usai Lebaran, Risiko Tekan Kinerja Maskapai
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Potensi kenaikan harga avtur pascaLebaran diperkirakan kembali menekan kinerja industri penerbangan nasional. Ketidakpastian harga energi global, terutama dipicu dinamika geopolitik di Timur Tengah, menjadi faktor utama yang mendorong volatilitas biaya operasional maskapai. Pengamat penerbangan Gatot Rahardjo menilai, maskapai perlu meningkatkan kewaspadaan dengan memperkuat efisiensi operasional yang adaptif dan berkelanjutan. Namun, ia menegaskan bahwa langkah tersebut belum cukup tanpa dukungan kebijakan dari regulator. Menurut Gatot, industri penerbangan saat ini masih berada dalam fase rentan, mengingat sebagian maskapai masih mencatatkan tekanan kinerja keuangan sepanjang 2025. Kondisi ini berpotensi memicu efek domino jika lonjakan biaya, khususnya avtur, tidak diantisipasi secara menyeluruh.
TAG: