KONTAN.CO.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan harga indeks pasar (HIP) biodiesel untuk periode Januari 2026 sebesar Rp 13.631 per liter, belum termasuk ongkos angkut. Harga ini naik tipis dibandingkan HIP biodiesel Desember 2025 yang sebesar Rp 13.381 per liter ditambah ongkos angkut. Tarif terbaru tersebut berlaku mulai 1 Januari 2026. Penetapan harga ini disampaikan melalui pengumuman resmi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM pada Jumat (2/1/2026). Dalam keterangannya, ESDM menjelaskan bahwa penetapan HIP biodiesel dipengaruhi oleh pergerakan harga crude palm oil (CPO) di pasar global. Namun demikian, faktor konversi CPO menjadi biodiesel tetap dipatok sebesar US$ 85 per metrik ton, sama seperti periode sebelumnya.
Awal 2026, Harga Biodiesel Naik Lagi Tembus Rp 13.631 per Liter, Apa Sebabnya?
KONTAN.CO.ID - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan harga indeks pasar (HIP) biodiesel untuk periode Januari 2026 sebesar Rp 13.631 per liter, belum termasuk ongkos angkut. Harga ini naik tipis dibandingkan HIP biodiesel Desember 2025 yang sebesar Rp 13.381 per liter ditambah ongkos angkut. Tarif terbaru tersebut berlaku mulai 1 Januari 2026. Penetapan harga ini disampaikan melalui pengumuman resmi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM pada Jumat (2/1/2026). Dalam keterangannya, ESDM menjelaskan bahwa penetapan HIP biodiesel dipengaruhi oleh pergerakan harga crude palm oil (CPO) di pasar global. Namun demikian, faktor konversi CPO menjadi biodiesel tetap dipatok sebesar US$ 85 per metrik ton, sama seperti periode sebelumnya.