Awal pekan, rupiah melemah ke Rp 13.136 per dollar



JAKARTA. Mata uang rupiah melemah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) mengawali pekan ini. Menyusul penguatan dollar AS di tengah spekulasi bank sentral AS (The Fed) mempertahankan suku bunga dan bank sentral Jepang (BOJ) memperluas stimulus. 

Mengacu data Bloomberg, di pasar spot Senin (25/7), nilai tukar rupiah ke level 13.136 per dollar AS atau turun 0,31% dari penutupan akhir pekan lalu Rp 13.095 per dollar AS.

Senada, kurs rupiah mengacu kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) ke level Rp 13.135 per dollar AS atau turun 0,25% dari penurunan sebelumnya Rp 13.102 per dollar AS.


Pertemuan The Fed 26-27 Juli ini menjadi penting bagi cerita dollar AS yang telah menanjak dalam dua pekan terakhir. "Jika tidak ada pengumuman fiskal dari BOJ, maka akan meningkatkan kekecewaan terhadap BOJ," kata Rodrigo Catri, analis National Australia Bank dikutip dari Bloomberg.

Dollar AS naik 0,3 % menjadi ¥ 106,43 pada 09:18 pagi wakty Tokyo. Ini naik 1,2 % pekan lalu, menambah 4,3 % lonjakan dari periode sebelumnya. 

Indeks Bloomberg Dollar Spot yang melacak mata dollar terhadap 10 mata uang utama, sedikit berubah hari ini pasca pekan terbaik dalam dua bulan dengan naik 0,8 %.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto