JAKARTA. Kondisi cuaca di Tanah Air kembali mengalami penyimpangan atau anomali dari kondisi normal. Anomali tersebut mengakibatkan perubahan pola hujan dan musim yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Dalam kondisi normal, pola musim di Tanah Air, yakni Mei sampai September masuk musim kering atau kemarau dan Oktober sampai April merupakan musim hujan. Tetapi setidaknya dalam tiga tahun terakhir, pola tersebut tampaknya sudah berubah tak menentu. Saat periode musim kemarau, malah turun hujan beberapa kali. Sebaliknya, saat periode musim hujan, malah datang kemarau berkepanjangan.
Awas, dampak anomali cuaca
JAKARTA. Kondisi cuaca di Tanah Air kembali mengalami penyimpangan atau anomali dari kondisi normal. Anomali tersebut mengakibatkan perubahan pola hujan dan musim yang terjadi di berbagai wilayah di Indonesia. Dalam kondisi normal, pola musim di Tanah Air, yakni Mei sampai September masuk musim kering atau kemarau dan Oktober sampai April merupakan musim hujan. Tetapi setidaknya dalam tiga tahun terakhir, pola tersebut tampaknya sudah berubah tak menentu. Saat periode musim kemarau, malah turun hujan beberapa kali. Sebaliknya, saat periode musim hujan, malah datang kemarau berkepanjangan.